Share

20 Relawan PMI Terpapar Virus Corona & 3 Orang Meninggal Dunia

Riezky Maulana, iNews · Senin 28 September 2020 21:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 28 337 2285194 20-relawan-pmi-terpapar-virus-corona-3-orang-meninggal-dunia-sJo8n1lo1m.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Palang Merah Indonesia (PMI), Sudirman Said menyebut setidaknya ada lebih dari 20 relawan PMI yang terpapar Covid-19. Para relawan terpapar di berbagai tempat dan situasi, saat melakukan tugasnya di lapangan atau bahkan di kantor.

"Di markas pusat sendiri pernah ada satu periode, dimana kita betul-betul prihatin, sempat lebih dari 20 relawan terkena Covid-19. Baik relawan yang di lapangan ataupun di kantor," tuturnya dalam konferensi pers daring, Senin (28/9/2020).

Lebih lanjut dikatakan olehnya, tiga di antara relawan tersebut telah dinyatakan gugur karena Covid-19. Menurutnya, para relawan yang terkonfirmasi positif, sebelum meninggal dunia pun dipastikan telah mendapatkan perawatan secara intensif.

 Baca juga: Kisah Penderita Covid-19: Dampaknya Seram Sekali 

Selain itu, kata Sudirman, ada pula tujuh relawan yang meninggal dunia saat melakukan tugasnya di tengah pandemi Covid-19 ini. Namun, tujuh orang tersebut gugur bukan karena Covid-19, melainkan kecelakaan pekerjaan.

"Kita juga kehilangan cukup banyak korban, ada tujuh meninggal dengan berbagai cara, bukan Covid-19, tapi saat melakukan operasi-operasi penanganan Covid-19. Ada yang jatuh dari bangunan, kendaraan, dan yang meninggal karena Covid-19 ada tiga dan itu juga setelah melalui perawatan yang intensif," tuturnya.

 Baca juga: Berikut Syarat-Syarat Sembuh & Selesai Isolasi dari Covid-19 

Dia memastikan, sebagian besar relawan yang terkonfirmasi Covid-19 sedang dalam masa pemulihan. Menurutnya, sudah ada juga sejumlah relawan yang kembali ke lapangan untuk melakukan aksi kemanusiaannya.

 

Dia merasa bersyukur atas semangat tinggi yang dimiliki para relawan PMI. Meskipun, kata dia, yang dihadapi bukan saja Covid-19, namun juga bencana alam lainnya.

"Alhamdulillah jiwa kerelawanan tidak surut meskipun situasi mencemaskan. Bahkan, di tengah Covid-19, muncul bencana, seperti banjir di Sukabumi, di Sulawesi Selatan, di Kalimantan Barat, dan juga kedatangan pengungsi di Lhoksumawe, Aceh. Mereka tetap menjalankan misinya turun di tengah area bencana pada waktunya," tuturnya.

"Karena kira punya satu aturan, enam jam setelah bencana kejadian harus ada relawan yang disana. Alhamdulilah mereka tidak surut semangatnya," imbuhnya.

Demi menunjang ragam kegiatan para relawan di lapangan, PMI, mata Sudirman turut memberikan beragam fasilitas. Di antaranya, alat pelindung diri (APD) saat bertugas, ataupun memberikan asuransi.

"Tugas kita memfasilitasi mereka, dengan proteksi asuransi, APD, dan saling mengingatkan. Itulah yang kita syukuri. Meski pun situasi cukup menegangkan, tetapi semangat mengabdi dari kawan-kawan relawan tidak turun sedikit pun," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini