Presiden Jokowi Video Call Dokter Paru Terpapar Covid-19, Begini Perbincangannya

Fahreza Rizky, Okezone · Minggu 27 September 2020 11:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 27 337 2284443 presiden-jokowi-video-call-dokter-paru-terpapar-covid-19-begini-perbincangannya-oPnCwjR3qp.jpg Presiden Jokowi. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan diri menyapa dan berincang dengan Faisal Rizal Matondang, seorang dokter spesialis paru yang bertugas menangani pasien Covid-19 di RSPI Sulianti Saroso. Faisal sempat terpapar virus corona saat menjalankan tugasnya.

"Dokter Faisal lagi di mana? Sepertinya sedang tidak bertugas?" tanya Presiden Jokowi di awal pembicaraan melalui video call, sebagaimana dikutip dari Biro Pers Sekretariat Presiden, Minggu (27/9/2020).

Faisal menjawab dirinya baru kembali bertugas setelah sebelumnya menjalani perawatan intensif akibat terpapar Covid-19. Setelah melalui sejumlah pemeriksaan dan dilakukan tes usap (swab), ia dinyatakan sembuh dan dapat kembali bertugas.

"Hari ini saya pertama masuk, Pak, setelah saya menjalani perawatan. Saya terkena Covid. Jadi saya sudah menjalani perawatan segala macam," jawab Faisal.

Jokowi. (Foto: Biro Pers Setpres)

"Kemarin rontgen terakhir dan sudah di-swab. Saya dinyatakan sudah boleh bertugas. Jadi hari ini saya baru hari pertama bertugas," sambung dia.

"Alhamdulillah sudah sembuh. Dokter Faisal, bagaimana penanganan Covid di RSPI Sulianti Saroso?" tanya Jokowi.

Baca juga: Heboh Presiden Jokowi Diusulkan Jadi Sekjen PBB

Dokter spesialis paru lulusan Universitas Indonesia (UI) tersebut menjelaskan bahwa perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit tersebut, sudah sesuai dengan prosedur dan standar dari Kementerian Kesehatan.

Sarana dan obat-obatan yang tersedia juga disebutnya lengkap. Namun, ia mengakui bahwa saat ini pihaknya mengalami kekurangan tenaga medis akibat lonjakan pasien yang datang.

Faisal juga menjelaskan mengenai kesehariannya saat merawat para pasien. Kebosanan merupakan salah satu hal utama yang dirasakan pasien saat menjalani isolasi dan perawatan di rumah sakit.

Untuk mengatasi hal tersebut, dirinya memberikan waktu dan atensi yang lebih bagi para pasiennya untuk berbincang dan bercanda, meski merasakan keterbatasan dan sesak selama menggunakan masker dan alat pelindung diri lainnya.

"Saya biasa sama pasien-pasien sering agak lama. Di samping periksa, walaupun saya sesak karena tertutup oleh APD, saya suka bercanda-bercanda. Terakhir itu saya kasih semangat buat pasien supaya pasien tetap berpikir positif untuk dapat hasil negatif swab-nya," ucapnya.

"Saya bisa bayangkan betapa beratnya bertugas menangani Covid ini," sahut Jokowi.

Di pengujung perbincangan, Jokowi menyampaikan ucapan terima kasih dan menghargai dedikasi serta kerja keras yang ditunjukkan oleh dokter Faisal, beserta dokter-dokter lain serta tenaga medis di seluruh Indonesia.

"Saya menyampaikan terima kasih, mengapresiasi yang tinggi, menghargai kerja keras yang tinggi dari para dokter dan tenaga medis yang berjuang," ucap Jokowi. (qlh)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini