RSD Wisma Atlet Pindahkan 34 Unit Tempat Tidur ICU ke RS UI

Riezky Maulana, iNews · Sabtu 26 September 2020 18:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 26 337 2284260 rsd-wisma-atlet-pindahkan-34-unit-tempat-tidur-icu-ke-rs-ui-FwU8fFWkYG.jpg Koordinator RSD Wisma Atlet Mayjen TNI Tugas Ratmono (Foto: Riezky Maulana)

JAKARTA - Pengelola Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet memindahkan sebanyak 34 unit tempat tidur intensif care unit (ICU) dari 39 unit yang dimiliki ke Rumah Sakit Universitas Indonesia (UI). Hal itu guna melakukan penanganan yang terintegrasi.

Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI yang juga merupakan Koordinator RSD Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat Mayjen TNI Tugas Ratmono menuturkan, pemindahan tersebut juga telah sesuai dengan arahan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto.

"Ini tentunya sebagai pertimbangan untuk memberikan penanganan yang baik dan terintegrasi dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 khsusunya di DKI Jakarta. Sehingga diputuskan perlu memindahkan 34 unit set ICU ke Rumah Sakit UI," tuturnya dalam konferensi pers yang ditayangkan secara daring," Sabtu (26/9/2020).

"Sesuai arahan pimpinan dalam hal ini Bapak Menteri Kesehatan, sebagian dipindahkan ke Rumah Sakit UI di Depok," imbuhnya.

Baca Juga: 10 Provinsi Tertinggi Penambahan Kasus Covid-19, DKI Jakarta Juara

Walaupun RSD Wisma atlet tidak merawat pasien dengan kategori berat, dia menjelaskan bahwa ICU juga diperlukan di rumah sakit dadakan ini. Menurutnya, hal itu untuk mengantisipasi para pasien yang sewaktu-waktu kondisinya menurun dan membutuhkan fasilitas secara cepat sebelum dirujuk ke rumah sakit rujukan.

"Dengan lima set ini tentunya kita bisa memberikan bantuan paling tidak kalau ada pasien yang menurun atau menjadi lebih berat. Katakanlah mereka perlu segera alat bantu atau perlu tindakan di ICU sebelum dipindahkan ke rumah sakit rujukan Covid-19, maka keberadaan lima unit ini sangat penting untuk Wisma Atlet," ujarnya.

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Peningkatan Pelayanan Brigjen TNI (Purn) Jajang Edi Priyatno menuturkan, Kementerian Kesehatan optimis bahwa kota Depok dapat menjadi pengurai kasus Covid-19, dengan didukung SDM dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang ada serta yang bisa dikembangkan.

“Depok sebenarnya sudah memiliki RS yang memiliki Fasilitas memadai untuk Penanganan Covid-19 yaitu, RS UI,” ungkap Jajang.

Baca Juga: Update Corona di Indonesia 26 September: Positif 271.339 Orang, 199.403 Sembuh, 10.308 Meninggal 

Menurutnya, RS UI sendiri kapasitasnya dapat dikembangkan hingga sekitar 450 tempat tidur yang didekasikan untuk pelayanan khusus. RS UI sebelumnya sudah telah menyiapkan 13 tempat tidur Intensif Covid-19 dengan lima ventilator, dua IGD Isolasi serta 42 tempat tidur untuk isolasi, yang berada di dua lantai yakni lantai 13 dan 14.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini