Peristiwa 26 September: Lahirnya Hary Tanoesoedibjo

Puteranegara Batubara, Okezone · Sabtu 26 September 2020 05:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 26 337 2284028 peristiwa-26-september-lahirnya-hary-tanoesoedibjo-J47sZNslZ9.jpg Hary Tanoesoedibjo (Foto: MNC Media)

JAKARTA - Beberapa peristiwa dan catatan sejarah penting terjadi baik dalam maupun luar negeri yang terjadi pada tanggal 26 September tiap tahunnya. Beberapa diantaranya adalah jatuhnya Pesawat Garuda Indonesia di Medan, Sumatera Utara.

Untuk mengingat ataupun menambah wawasan sejarah, Okezone telah merangkum sejumlah peristiwa dan kejadian penting di tanggal 26 September dari Wikipedia, antara lain:

1. Pesawat Garuda Indonesia jatuh di Medan

Garuda Indonesia Penerbangan GA 152adalah sebuah pesawat Airbus A300-B4 yang jatuh di Buah Nabar, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, Indonesia, sekitar 32 km dari Bandara Polonia dan 45 km dari kota Medan saat hendak mendarat di Bandara Polonia pada tangal 26 September 1997.

Kecelakaan ini menewaskan seluruh orang di dalamnya yang berjumlah 234 orang (222 penumpang dan 12 awak) dan hingga kini merupakan kecelakaan pesawat terburuk dalam sejarah Indonesia. Saat kecelakaan terjadi, kota Medan sedang diselimuti kabut asap tebal akibat pembakaran hutan.

2. Sumatra dibagi tiga provinsi

Pada 26 September tahun 1959, Sumatra dibagi menjadi tiga provinsi, yaitu Sumatra Utara, Sumatra Tengah, dan Sumatra Selatan.

Penduduk pulau ini sekitar 57.940.351, sensus tahun 2018. Pulau ini dikenal pula dengan nama lain yaitu Pulau Percha, Andalas, atau Suwarnadwipa. Kemudian pada Prasasti Padang Roco tahun 1286 dipahatkan swarnnabhūmi bahasa Sanskerta, berarti tanah emas dan bhūmi mālayu Tanah Melayu untuk menyebut pulau ini.

Selanjutnya dalam naskah Negarakertagama dari abad ke-14 juga kembali menyebut "Bumi Malayu" (Melayu) untuk pulau ini.

3. Kelahiran Hary Tanoesoedibjo

Hary Tanoesoedibjo, B.Com., M.B.A. atau Hary Tanoe lahir di Surabaya, 26 September 1965.

Ia adalah seorang pengusaha dan tokoh politik asal Indonesia. Hary adalah pemilik dari MNC Group. Di bidang politik, dia merupakan pendiri dan Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Partai Perindo).

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini