Mantan Pimpinan KPK Sebut Febri Diansyah Merupakan Aset Penting

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Kamis 24 September 2020 17:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 24 337 2283173 mantan-pimpinan-kpk-sebut-febri-diansyah-merupakan-aset-penting-4w5scSuaui.jpg Mantan Wakil Ketua KPK, Laode (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif menyebut bahwa pengunduran diri mantan juru bicara KPK Febri Diansyah, merupakan suatu hal yang patut disesalkan semua pihak khusunya KPK. Sebab menurut Laode, Febri merupakan aset penting bagi lembaga antikorupsi.

“Pengunduran diri Febri Diansyah dari KPK perlu disesalkan, karena dia merupakan salah satu aset KPK yang penting dalam menjaga marwah dan martabat KPK," ujar Laode kepada wartawan, Kamis (24/9/2020).

 Baca juga: KPK Belum Tahu Alasan Pengunduran Diri Febri Diansyah

Bahkan menurut Laode, Febri Diansyah sosok yang menjadi pionir KPK selama lima tahun belakangan ini.

"Febri Diansyah bukan hanya sebagai pegawai KPK, tapi dia adalah ‘wajah terdepan’ KPK selama 5 tahun terakhir," jelasnya.

 Baca juga: Febri Diansyah Mengundurkan Diri dari KPK

Laode pun yakin, dimana pun Febri bertugas nantinya akan selalu berjuang untuk melakukan pemberantasan korupsi.

"Saya sangat yakin dimanapun dia berada pasti akan selalu berjuang dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi, karena DNA Febridiansyah adalah Anti-Korupsi," kata Laode.

Diberitakan sebelumnya, KPK membenarkan bahwa Febri Diansyah selaku Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Biro Humas) KPK telah mengundurkan diri. Hal itu dibenarkan oleh Plt Juru bicara KPK Ali Fikri usai mengkonfirmasi kepada bagian Biro sumber daya manusia (SDM) dari KPK.

"Informasi yang saya terima, Biro SDM telah menerima surat pengunduran diri yang bersangkutan (Febri Diansyah)," kata Ali saat dikonfirmasi, Kamis (24/9/2020).

Ali juga menegaskan bahwa dirinya belum mengetahui alasan pasti pengunduran diri mantan Jubir KPK era Agus Rahardjo dan kawan-kawan tersebut.

"Namun sejauh ini kami belum tahu yang menjadi alasannya," kata Ali.

Ali mengungkapkan, sesuai mekanisme di internal KPK, pegawai yang mengundurkan diri harus menyampaikan secara tertulis 1 bulan sebelumnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini