KPK Setor Uang Pengganti Rp1 Miliar Mantan Pejabat PUPR Muara Enim ke Negara

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 24 September 2020 10:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 24 337 2282864 kpk-setor-uang-pengganti-rp1-miliar-mantan-pejabat-pupr-muara-enim-ke-negara-SFugnueoqn.jpg Jubir KPK, Ali Fikri. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyetorkan cicilan uang pengganti terpidana mantan Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, Elfin MZ Muchtar, sebesar Rp1 miliar ke kas negara. Uang itu disetorkan KPK ke kas negara pada Selasa, 22 September 2020

"Jaksa Eksekusi KPK Andry Prihantono telah melakukan penyetoran uang sejumlah Rp1 miliar ke kas negara, sebagai pembayaran uang pengganti cicilan ketiga terpidana Elfin MZ Muchtar," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Kamis (24/9/2020).

Uang sebesar Rp1 miliar yang disetorkan ke kas negara itu merupakan cicilan pembayaran ketiga Elfin Muchtar. Sebelumnya, Elfin sudah dua kali menyicil pembayaran uang pengganti, masing-masing Rp300 juta. 

Gedung KPK.

"Adapun keseluruhan uang pengganti yang dibebankan kepada terpidana sejumlah Rp2.365.000.000," beber Ali.

Baca juga: Eks Ketua DPRD dan Eks Kadis PUPR Muara Enim Segera Disidang

"Sehingga, tersisa kewajiban uang pengganti Rp765 juta, yang akan terus dilakukan penagihan oleh Jaksa Eksekusi KPK guna memaksimalkan pemasukan kas negara dari hasil pemulihan aset Tipikor," imbuhnya. 

Elfin Muhctar merupakan terpidana penerima suap dari kontraktor Robi Okta Fahlevi, terkait pengerjaan 16 paket proyek jalan di Kabupaten Muara Enim. 

Elfin divonis bersalah dan dijatuhi pidana selama 4 tahun penjara, serta denda sejumlah Rp200 juta subsidair 6 bulan kurungan oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Palembang.

Elfin yang juga merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) terbukti menjadi perantara suap Bupati Muara Enim, Ahmad Yani dalam mengatur pembagian uang fee proyek di Kabupaten Muara Enim. 

Baca juga: Kasus Suap Proyek PUPR, Plt Ketua DPRD Muara Enim Diperiksa KPK 

Dia terbukti menerima suap dari kontraktor Robi Okta Fahlefi, berupa uang tunai sebesar Rp1 miliar, tanah senilai Rp2 miliar di wilayah Tangerang, dan sepasang sepatu basket seharga Rp25 juta. (qlh)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini