KPK Setor Uang Denda Para Koruptor Rp850 Juta ke Negara

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 23 September 2020 14:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 23 337 2282448 kpk-setor-uang-denda-para-koruptor-rp850-juta-ke-negara-oCmqwrYIf0.jpg Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri (Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyetorkan uang denda dari para terpidana kasus korupsi ke kas negara dengan nilai total sebesar Rp850 juta. Uang tersebut berasal dari tiga terpidana yakni, Muhammad Samanhudi Anwar, Kamaludin, serta Joe Fandy Yoesman alias Asiang.

"KPK akan terus berupaya maksimal melakukan asset recovery hasil Tipikor yang dinikmati terpidana korupsi baik melalui penagihan uang pengganti maupun denda," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Rabu (23/9/2020).

Ali merincikan, uang denda yang berasal dari terpidana mantan Wali Kota Blitar, Samanhudi Anwar berjumlah Rp400 juta. Uang itu telah disetorkan ke kas negara pada Senin, 21 September 2020. Uang denda itu disetorkan ke kas negara sesuai dengan putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor : 2440 K/Pid.Sus/2019 tanggal 25 September 2019.

"Pada hari Senin (21 September 2020) Jaksa Eksekusi KPK Leo Sukoto Manalu telah melakukan penyetoran ke kas negara sebagai pembayaran uang denda sejumlah Rp400.000.000 atas nama terpidana Muh Samanhudi Anwar," bebernya.

Baca Juga:  KPK Lelang Mobil Mewah hingga Perhiasan Koruptor

Sedangkan uang denda milik terpidana Kamaludin yang telah diserahkan ke kas negara berjumlah Rp200 juta. KPK juga telah menyetorkan cicila uang pengganti dari Kamaludin ke negara sebesar 37.000 dolar Amerika Serikat.

"Juga telah melakukan penyetoran ke kas negara sebagai pembayaran uang denda sejumlah Rp200.000.000 dan uang pengganti (cicilan pertama) sejumlah USD37.000 atas nama terpidana Kamaludin berdasarkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor : 82/Pid.Sus/TPK/2017/PN. Jkt. Pst tanggal 4 September 2017," terangnya.

Terakhir, KPK juga telah menyetorkan uang denda dari terpidana pengusaha pemberi suap ke sejumlah anggota DPRD Jambi, Joe Fandy Yoesman alias Asiang, ke kas negara. Uang denda Asiang yang diserahkan KPK ke kas negara berjumlah Rp250 juta.

"Jaksa eksekusi KPK Alandika Putra telah melakukan penyetoran ke kas negara sebagai pembayaran uang denda sejumlah Rp250.000.000 atas nama terpidana Joe Fandy Yoesman alias Asiang, berdasarkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jambi No. 26/Pid.Sus/2019/ PN dan Putusan PK dari MA RI No. 265 PK/Pid.Sus/2020," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini