Kasus Harian Kematian Covid-19 Pecah Rekor, Ini Pandangan Epidemiolog

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Rabu 23 September 2020 05:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 23 337 2282168 kasus-harian-kematian-covid-19-pecah-rekor-ini-pandangan-epidemiolog-eSROz0lVd6.jfif Pemakaman jenazah korban Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur. (Foto : Okezone.com/Arif Julianto)

JAKARTA – Kasus harian kematian akibat Covid-19 di Indonesia memecahkan rekor. Tercatat pada 22 September 2020 terdapat pasien 160 meninggal sehingga total kematian terkait Covid-19 menjadi 9.837 orang.

Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman mengatakan, pecahnya rekor tertinggi angka kematian lantaran sesuai dengan data test positivity rate Indonesia saat ini.

“Ini sesuai dengan data test positivity rate Indonesia yang tinggi,” tutur Dicky saat dihubungi Okezone di Jakarta, Rabu (23/9/2020).

Namun demikian, menurut Dicky, masih banyak kasus Covid-19 di tengah masyarakat yang belum terdeteksi.

Di sisi lain, Dicky mengingatkan pemerintah harus terus melakukan testing dan tracing di seluruh daerah agar dapat memutus rantai Covid-19 sekaligus angka kematian.

“Tingkatkan cakupan testing, tracing-nya. Seluruh daerah,” ujarnya.

Saat ini rata-rata kematian akibat Covid-19 di Indonesia hingga 21 September 2020 mencapai 3,9%. Tercatat angka kematian sempat mencapai angka 4,3% pada 30 Agustus dari jumlah terakumulasi Covid-19.

Baca Juga : Pernikahan di Tangsel Tetap Tinggi Selama Pandemi Covid-19

Sementara itu, kemarin tercatat penambahan kasus Covid-19 bertambah 4.071 kasus sehingga akumulasi sebanyak 252.923 orang. Jumlah ini merupakan hasil tracing melalui pemeriksaan sebanyak 43.896 spesimen yang dilakukan dengan metode real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).

Baca Juga : Terjaring Razia Tak Pakai Masker, 70 Orang Bersihkan Kawasan Malioboro

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini