Bareskrim Kembali Limpahkan Berkas Suap Djoko Tjandra

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 21 September 2020 10:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 21 337 2281075 bareskrim-kembali-limpahkan-berkas-suap-djoko-tjandra-ncEDDZCRl8.jpg foto: Okezone

JAKARTA - Bareskrim Polri telah selesai memperbaiki berkas penyidikan tahap I kasus dugaan suap penghapusan red notice narapidana pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali, Joko Soegiato Tjandra atau Djoko Tjandra ke Kejaksaan Agung (Kejagung).

(Baca juga: Kejagung Berencana Gabungkan Berkas Djoko Tjandra dengan Bareskrim)

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengungkapkan berkas tersangka yang kembali dilimpahkan pada hari ini untuk empat tersangka, yakni Djoko Tjandra, Brigjen Prasetijo Utomo, Irjen Napoleon Bonaparte dan Tommy Sumardi.

"Berkas perkara Tipikor Djoko Tjandra, Napoleon Bonaparte dan Prasetijo Utomo, hari Ini Senin 21 September 2020, rencana berkas akan dikirim kembali ke JPU," kata Awi, Jakarta, Senin (21/9/2020).

(Baca juga: Beredar Video Penolakan Jenazah Covid-19, Mobil Ambulans dan Sopir Diamukan Massa)

Bareskrim sebelumnya telah melimpahkan tahap I berkas penyidikan terkait dengan kasus tersebut. Tetapi, Jaksa peneliti mengembalikan berkas tersebut ke penyidik untuk dilengkapi atau P19.

Di sisi lain, Bareskrim juga lebih dahulu melimpahkan kembali berkas penyidikan kasus dugaan surat jalan palsu, yang menjerat tiga tersangka yakni, Djoko Tjandra, Anita Kolopaking dan Brigjen Prasetijo Utomo.

"Untuk berkas perkara Surat jalan palsu tersangka Djoko Tjandra, Prasetijo Utomo dan Anita Kolopaking hari Kamis 17 Sept 2020 sudah dikembalikan lagi ke JPU," ujar Awi.

Bareskrim Polri sendiri menetapkan Djoko Tjandra dalam dua perkara yang berbeda yakni, kasus dugaan pemalsuan surat jalan dan dugaan suap penghapusan Red Notice.

Dalam kasus dugaan suap penghapusan red notice, Bareskrim juga menetapkan Tommy Sumardi dan Djoko Tjandra sebagai pemberi suap. Sedangkan tersangka yang disangka menerima suap adalah Brigjen Prasetijo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte.

Kemudian di kasus dugaan pemalsuan surat jalan, Bareskrim menetapkan Djoko Tjandra, Brigjen Prasetijo Utomo dan Anita Kolopaking sebagai tersangka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini