Pilkada 2020, Epidemiolog: Ada 2 Pilihan, Lakukan dengan Protokol Ketat Atau Batalkan!

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Senin 21 September 2020 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 21 337 2280969 pilkada-2020-epidemiolog-ada-2-pilihan-lakukan-dengan-protokol-ketat-atau-batalkan-cvHDGsvXZu.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Ahli Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, Laura Navika Yamani meminta pelaksanaan Pilkada serentak 2020 untuk dilakukan dengan protokol kesehatan secara ketat guna mencehah penyebaran corona.

"Setiap tahapan Pikada harus memperhatikan aspek protokol kesehatan dan diberikan pengawasan serta evaluasi terhadap kegiatan tersebut berlangsung. Pilihannya memang dua pilkada dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat atau dibatalkan," kata Laura kepada Okezone, Senin (21/9/2020).

 Baca juga: Muncul Desakan Pilkada Serentak 2020 Ditunda, Ini Respons KPU

Ia mengingatkan, bahwa benda apa pun dengan beraktivitas di luar akan timbul risiko kontaminasi dengan virus sars-cov-2 penyebab Covid-19.

"Bagaimana kemudian individu tersebut bisa menjaga agar setiap aktivitas tetap mengedepankan kebersihan," terangnya.

 Baca juga: Tegakkan Protokol Kesehatan di Pilkada, Pemerintah Akui Pertimbangkan Terbitkan Perppu 

Laura meminta masyarakat untuk selalu berusaha menjaga jarak aman dalam kegiatan di luar rumah dan menghindari kerumunan.

"Jika mengkombinasikan seluruh protokol kesehatan maka antisipasi penyebaran jauh lebih bermakna dan memberikan dampak yang signifikan," tandasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini