BMKG Pastikan Suara Dentuman di Jaksel Bukan Akibat Gempa Bumi

Riezky Maulana, iNews · Minggu 20 September 2020 23:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 20 337 2280912 bmkg-pastikan-suara-dentuman-di-jaksel-bukan-akibat-gempa-bumi-dUbimhwnkI.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAKARTA - Masyarakat sekitar wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur dihebohkan dengan suara dentuman misterius keras terdengar cukup keras sebanyak dua kali.Suara itu mayoritas terdengar di sekitar Pasar Minggu, Tebet, hingga Kalibata.

Kepala Bidang Mitigaai Gempabumi dan Tsujami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Daryono memastikan suara dentuman tersebut bukan diakibatkan daripada aktivitas seismik di wilayah DKI Jakarta.

"Gempa dengan kedalaman sangat dangkal memang dapat menimbulkan suara dentuman, namun demikian saat warga melaporkan suara dentuman malam ini, BMKG tidak mencatat adanya aktivitas seismik di Jakarta dan sekitarnya," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (20/9/2020).

 Baca juga: Warga Dihebohkan Suara Dentuman saat Jakarta Diguyur Hujan 

Dia pun memastikan, suara tersebut bukan diakibatkan akibat gempa bumi. Tidak adanya gempa bumi dipastikan olehnya dari monitoring BMKG menggunakan sensor gempa yang terpasang di area sekitar DKI Jakarta, yaitu di Citeko, Bogor dan Pondok Aren, Tangerang Selatan.

"Sensor gempa yang terpasang dekat Jakarta, yaitu di Citeko, Bogor dan Pondok Aren, Tangerang Selatan, menunjukkan bahwa tidak ada catatan aktivitas gempa yang terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya antara pukul 19.00 hingga 21.00 WIB," ujarnya.

 Baca juga: Polisi Sebut Ada 2 Suara Dentuman Keras di Jaksel 

Namun demikian, hasil monitoring petir oleh BMKG menggunakan peralatan lightning detector menunjukkan adanya beberapa aktivitas petir yang terjadi di sekitar Gunung Salak Bogor antara pukul 19.00 hingga 21.00 WIB.

Lebih lanjut dikatakan olehnya, hasil monitoring petir oleh BMKG menggunakan peralatan lightning detector menunjukkan adanya beberapa aktivitas petir yang terjadi di sekitar Gunung Salak Bogor. Kejadian di waktu yang sama yakni pukul 19.00 hingga 21.00 WIB

BMKG, kata dia, tidak ingin berspekulasi lebih jauh terkait sumber suara dentuman yang terdengar di Jakarta Selatan dan sebagian Jakarta Timur. Menurutnya, acuan BMKG tenunya adalah data hasil monitoring.

"Hasil monitoring menunjukkan bahwa memang ada beberapa aktivitas petir yang terjadi saat rentang waktu terdengarnya suara dentuman yang dilaporkan oleh warga. Sehingga suara dentuman malam ini tidak bersumber dari gempa bumi, tetapi ada dugaan bahwa suara tersebut bersumber dari petir," pungkasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini