Peristiwa 20 September: Ketua BPUPKI Radjiman Wedyodiningrat Wafat

Muhamad Rizky, Okezone · Minggu 20 September 2020 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 20 337 2280640 peristiwa-20-september-ketua-bpupki-radjiman-wedyodiningrat-wafat-VB4i5aRmWP.jpg Dr Radjiman Wedyodiningrat (Foto: Wikipedia)

JAKARTA - Sejumlah peristiwa atau sejarah penting terjadi setiap harinya, termasuk pada tanggal 20 September. Okezone mengulas beberapa peristiwa tersebut berdasarkan Wikipedia :

1187 - Salahuddin Al-Ayyubi Kepung Yerusalem

Pasukan Kekhalifahan Ayyubiyah pimpinan Salahuddin Ayyubi mulai mengepung Kerajaan Yerusalem demi merebutnya dari Tentara Salib. Pengepungan tersebut berlangsung selama 12 hari dan berakhir dengan keberhasilan Kekhalifahan Ayyubiyah menguasai Kerajaan Yerusalem.

1853 - Kelahiran Taja Thailand Chulalongkorn

Phra Bat Somdet Phra Poramintharamaha Chulalongkorn Phra Chunla Chom Klao Chao Yu Hua, Phra Chulachomklao Chaoyuhua atau juga disebut Rama V adalah raja dinasti Chakri yang ke-5.

Ia dianggap sebagai salah satu raja terbesar Siam. Pada kekuasaannya terjadi modernisasi Siam dan reformasi sosial. Karena Siam terancam akan ekspansi Barat, Chulalongkorn, melalui kebijakannya, berhasil menyelamatkan Siam dari kolonisasi.

Semua reformasinya dilakukan untuk keselamatan Siam di tengah kolonialisme Barat, sehingga Chulalongkorn memperoleh julukan Phra Piya Maharaj.

1946 - Festival Film Cannes

Hingga tahun 2002 Festival Cannes sampai disebut sebagai International Film Festival. Acara ini adalah festival film tahunan yang diadakan di Cannes, Prancis, yang menayangkan film-film baru dari seluruh genre, termasuk film dokumenter dari seluruh dunia.

Pertama kali diadakan pada tahun 1946, festival ini diadakan setiap tahun (biasanya pada bulan Mei) di Palais des Festivals et des Congres. Festival ini merupakan salah satu dari "Big Three" bersama dengan Festival Film Venesia dan Festival Film Internasional Berlin.

1952 - Ketua BPUPKI Radjiman Wedyodiningrat Wafat

Dr. Kanjeng Raden Tumenggung Radjiman Wedyodiningrat lahir di Yogyakarta, 21 April 1879 dan meninggal di Ngawi, Jawa Timur, 20 September 1952 di usia 73 tahun. Ia adalah seorang dokter yang juga merupakan salah satu tokoh pendiri Republik Indonesia.

Ia juga anggota organisasi Budi Utomo, pada tahun 1945 Radjiman terpilih untuk memimpin Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

Pada tanggal 9 Agustus 1945, sehari setelah pengeboman atom di Nagasaki, Radjiman bersama dengan tokoh nasionalis Soekarno dan Mohammad Hatta diterbangkan ke Saigon untuk bertemu dengan Marsekal Lapangan Hisaichi Terauchi, komandan Jepang dari Grup Angkatan Darat Ekspedisi Selatan.

Pada tahun 1950, setelah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat, ia memimpin sidang pleno pertamanya. Dua tahun kemudian, Radjiman meninggal dan dimakamkan di Yogyakarta. Ia dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada tahun 2013 oleh Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.

2012 - Penutupan PON XVIII

Pekan Olahraga Nasional atau PON XVIII diselenggarakan di Pekanbaru, Riau pada 11 September - 20 September 2012. Sebelum ditetapkan di Riau, ada 3 provinsi yang mengikuti pemilihan untuk menyelenggarakan PON XVIII tanggal 12 Agustus 2006 yaitu Riau, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

Sementara itu, Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan Barat mengundurkan diri dari pemilihan. Riau akhirnya terpilih menjadi tuan rumah PON XVIII, dan sekaligus menjadi provinsi penyelenggara PON yang ke-5 yang berasal dari luar pulau Jawa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini