12 Saksi Akan Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kebakaran di Kejagung

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Sabtu 19 September 2020 17:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 19 337 2280522 12-saksi-akan-diperiksa-bareskrim-polri-terkait-kebakaran-di-kejagung-QAk4Sn5cIT.jpg Kondisi Gedung Kejagung setelah terbakar (foto: Okezone)

JAKARTA - Tim Penyidik Bareskrim Polri sudah melayangkan surat pemanggilan terhadap para saksi terkait kebakaran di Gedung Utama Kejaksaan Agung (Kejagung). Setidaknya 12 orang saksi akan dipanggil pada Senin pekan depan.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menyatakan rencananya pemeriksaan terhadap 12 saksi akan dimulai Senin 21 September 2020. 12 saksi tersebut yang mengetahui pasti peristiwa kebakaran.

“12 saksi yang mau dipanggil adalah mereka yang mengetahui pasti peristiwa kebakaran,” kata Argo dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (19/9/2020).

Jenderal bintang dua ini mengatakan, 12 saksi tersebut merupakan bagian dari 131 saksi yang telah diperiksa sebelumnya. Pemeriksaan mereka pun akan berlangsung secara maraton.

“Karena sudah naik penyidikan maka saksi yang kemarin diperiksa lagi dengan panggilan resmi,” bebernya.

Diketahui sebelumnya, Gedung Kejaksaan Agung terbakar pada Sabtu 22 Agustus sekira sekira pukul 19.10 WIB malam. Puluhan petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Alhasil api baru bisa dipadamkan sekira pukul 04.30 WIB.

Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa ada unsur pidana dalam peristiwa kebakaran di Gedung utama Kejagung. Penyidik Bareskrim pun resmi meningkatkan perkara ini ke tahap penyidikan.

Listyo mengatakan, ditemukannya dugaan peristiwa pidana itu setelah adanya temuan dari rangkaian olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh Puslabfor Bareskrim Polri dengan menggunakan instrument gas chromatography-mass spectrometer (GC-MS).

"Oleh karena itu hari ini kami melaksanakan gelar bersama Jampidum, Jamwas dan Jambin dan sepakat untuk meningkatkan penyelidikan menjadi penyidikan untuk memudahkan pemeriksaan dan penyidikan berikutnya," kata Listyo dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 17 September 2020.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini