Share

Hari Keenam PSBB Total, Tower 5 Wisma Atlet Tampung 1.326 OTG Corona

Felldy Utama, iNews · Sabtu 19 September 2020 11:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 19 337 2280388 hari-keenam-psbb-total-tower-5-wisma-atlet-tampung-1-326-otg-corona-wj58RRlm0a.jpg foto: Okezone

JAKARTA – Hari keenam penerapan pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta, membuat jumlah pasien Covid-19 yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat terus bertambah.

(Baca juga: Hari Kedua PSBB Total Jakarta, Jumlah Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Menurun)

Bahkan, penghuni tower 5 Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, semakin penuh setiap harinya. Diketahui, tower ini diperuntukan khusus sebagai tempat isolasi mandiri bagi para orang tanpa gejala (OTG) yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I Kolonel Marinir Aris Mudian saat menyampaikan data terbaru yang dimutakhirkan pada hari ini, Sabtu (19/9) pukul 08.00 WIB terkait jumlah pasien OTG yang dirawat di tower 5.

"(Jumlah) pasien flat isolasi mandiri hari ini sebanyak 1.326 orang. Terdiri 666 pasien pria dan 660 pasien wanita," kata Aris dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (19/9/2020).

Dikatakan Aris dari jumlah tersebut, tercatat ada penambahan sebanyak 260 orang dari hari sebelumnya, Jumat (18/9) pasien yang dirawat di tower 5 sebanyak 1.066 orang.

"Rekapitulasi pasien flat isolasi mandiri tower 5 terhitung mulai tanggal 15 Septmber sampai dengan 19 September 2020, pasien yang terdaftar sebanyak 1.673 orang," tutupnya.

Sekadar diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan tower 4 dan tower 5 di Wisma Atlet khusus untuk isolasi mandiri pasien positif Covid-19 tanpa gejala. Pemerintah juga menyiapkan hotel untuk warga yang terpapar Covid-19 untuk melakukan isolasi mandiri.

"Lengkapnya nanti akan diumumkan, tapi arahnya pertama menggunakan fasilitas di Wisma Atlet, tower 4 dan 5 itu dikhususkan untuk isolasi mandiri yang diselenggarakan oleh pemerintah untuk orang yang terpapar dengan gejala ringan atau tanpa gejala," kata Gubernur DKI Anies Baswedan di DPRD DKI Jakarta, Senin (14/9).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini