Tingkat Kematian Covid-19 Tertinggi di ICU, Luhut: Manajemen RS Perlu Peningkatan

Binti Mufarida, Sindonews · Sabtu 19 September 2020 03:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 18 337 2280257 tingkat-kematian-covid-19-tertinggi-di-icu-luhut-manajemen-rs-perlu-peningkatan-lKPlSGnp0x.jpg Wakil Ketua Komite Pengendalian Covid-19 dan Pengendalian Ekonomi Nasional Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Pandjaitan sekaligus Wakil Ketua Komite Pengendalian Covid-19 dan Pengendalian Ekonomi Nasional mengatakan tingkat kematian tertinggi Covid-19 adalah di ICU. Sehingga, ia menekankan agar manajemen rumah sakit perlu ditingkatkan.

“Kemudian kami menemukan untuk perlu peningkatan manajemen rumah sakit terutama dalam hal berhubungan langsung dengan penanganan Covid-19, manajemen ICU, sumber daya manusia, obat dan peralatan serta metode terapi,” kata Luhut dalam konferensi pers secara virtual terkait Penanganan Covid-19 di 8 Provinsi, Jumat (18/9/2020).

Baca Juga:  Sebagian Masyarakat di 5 Provinsi Ini Masih Meyakini Tak Akan Kena Covid-19

Luhut mengatakan, Kementerian Kesehatan juga sedang menyiapkan kolaborasi dengan rumah sakit-rumah sakit untuk peningkatan penanganan di ICU. “Nanti malam kami ada vidcall dengan Kementerian Kesehatan dan karena mereka sedang menyiapkan kolaborasi dengan rumah sakit-rumah sakit yang ada bagaimana menangani di ICU. Karena tingkat kematian yang paling tinggi adalah di ICU,” ungkapnya.

Sehingga, kata Luhut diharapkan dengan pengalaman penanganan Covid-19 selama 6 bulan ini maka tingkat kematian Covid-19 bisa ditekan. “Nah, kalau ini kita perbaiki dengan pengalaman kita selama enam bulan ini dengan obat-obat yang sudah ada di susun dengan baik maka tingkat kematian itu akan kita kontrol. Nanti RSPAD akan berkolaborasi dengan banyak rumah sakit,” jelasnya.

“Nah, kalau kami sudah sepakat nanti malam dan besok, maka hari Senin itu akan briefing seluruh rumah sakit di 8 provinsi tahap pertama untuk menyiapkan itu. Sehingga penanganan manajemen untuk ICU dan juga mana training pada sumber daya manusia dan pengecekan obat-obatan yang harus dimiliki oleh ICU itu sudah bisa kami selesaikan. Jadi, ini supaya dipahami,” tambah Luhut.

Baca Juga: Luhut: 3 Bulan ke Depan Jadi Critical Time Penanganan Covid-19

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini