Luhut Pastikan Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas Vaksin Covid-19

Binti Mufarida, Sindonews · Jum'at 18 September 2020 21:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 18 337 2280197 luhut-pastikan-tenaga-kesehatan-jadi-prioritas-vaksin-covid-19-SAU0IQYsQe.jpg Luhut Binsar Pandjaitan. (Dok Okezone/Dede Kurniawan)

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B Pandjaitan sekaligus Wakil Ketua Komite Pengendalian Covid-19 dan Pengendalian Ekonomi Nasional menegaskan, vaksin akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan. Hal ini, katanya, sebagai upaya untuk melindungi tenaga kesehatan agar tidak menjadi korban Covid-19.

“Pertama itu adalah orang yang bertugas kesehatan. Itu semua akan kita dapatkan. Jadi, jangan sampai nanti ada lagi dokter atau perawat kita yang kena korban dari Covid ini. Saya kira prioritas kita adalah itu,” kata Luhut dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (18/9/2020).

Setelah itu, kata Luhut akan disebarkan terutama di wilayah Jawa dan Bali yang memiliki kasus Covid-19 terbanyak.

“Kemudian nanti lebih luas lagi, tapi saya kira paling banyak mungkin pertama Jawa-Bali. Kenapa Jawa-Bali? Memang sumber Covid-19 paling banyak di daerah ini,” katanya.

Selain itu, Luhut mengharapkan vaksin Covid-19 mulai disuntikkan pada Desember 2020. “Jadi vaksin ini mulai jalan, kita harapkan Desember awal sudah terus ke depan. Jadi Desember ke depan ini baik itu KSAD, Polri serta unsur-unsur kesehatan kita untuk melakukan injeksi di tempat-tempat yang akan diprioritaskan nanti terutama bagian kesehatan dan pembantunya,” ucapnya.

Luhut meyakini hingga Januari 2021 sebanyak 100 juta penduduk telah divaksinasi sehingga Covid-19 di Tanah Air bisa terkendali.

Baca Juga : Sebagian Masyarakat di 5 Provinsi Ini Masih Meyakini Tak Akan Kena Covid-19

“Nah kalau itu terlalui sampai Januari nanti sudah hampir 100 juta yang diinjeksi, saya kira mungkin akan mulai terkendali. Itu saya kira target kita. Karena tahun depan kita akan dapat 270 juta lebih. Mungkin saya kira akan lebih dari angka itu,” katanya.

Baca Juga : Dokter Reisa : 7 dari 10 Orang Terpapar Covid-19 Telah Sehat dan Produktif Kembali

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini