Pemkot Depok Longgarkan Kebijakan Jam Malam

Wahyu Muntinanto, Okezone · Jum'at 18 September 2020 18:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 18 337 2280106 pemkot-depok-longgarkan-kebijakan-jam-malam-muHM41uo9O.jpg Wali Kota Depok Mohamad Idris. (Foto : Okezone.com/Wahyu Muntinanto)

DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melonggarkan penerapan jam malam saat pandemi Covid-19 memasuki zona merah atau berbahaya. Jam malam dilonggarkan selama 2 pekan.

Pelonggaran jam malam ini berdasarkan Surat Keputusan Nomor 443/347/Kpts/Dinkes/Huk/2020, selama dua pekan dimulai pada Sabtu 19 September 2020 sampai Sabtu, 3 Oktober 2020.

"Pembatasan jam operasional toko, pusat perbelanjaan, rumah makan, kafe, dan tempat usaha/kegiatan lainnya, serta layanan antar dan aktivitas warga berlaku selama 14 hari," kata Wali Kota Depok Mohamad Idris Abdul Somad melalui keterengan tertulis, Jumat (18/9/2020).

Idris mengungkapkan, nantinya aktivitas pusat perbelanjaan, toko dan tempat usaha lainnya hanya diizinkan hingga pukul 20.00 WIB dari sebelumnya pukul 18.00 WIB.

Sementara aktivitas masyarakat hanya sampai diizinkan sampai pukul 21.00 WIB dari sebelumnya pukul 20.00 WIB.

"Batas waktu ini bisa saja berubah ketika status Depok sudah membaik. Dari zona merah ke zona oranye maupun hijau kasus Covid-19," tuturnya.

Sebelumnya, Pemkot Depok melakukan operasional jam malam untuk seluruh aktivitas masyarakat. Kebijakan tersebut dilakukan lantaran tingginya persebaran virus Covid-19 saat ini.

"Seluruh aktivitas warga dilakukan pembatasan, maksimal sampai pukul 20.00 WIB," kata Wali Kota Depok Idris Abdul Somad melalui keterangan tertulis, Minggu (30/8/2020).

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini