Kasus Penusukan, Syekh Ali Jaber: Pasti Ada Hikmah Kebaikan di Balik Ini

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Jum'at 18 September 2020 14:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 18 337 2279917 kasus-penusukan-syekh-ali-jaber-pasti-ada-hikmah-kebaikan-di-balik-ini-2P4ptzK0gy.JPG Foto: Okezone

JAKARTA - Ulama Syekh Ali Jaber mengayakan bahwa ada sebuah hikmah kebaikan di balik kejadian penusukan yang menimpanya. Dimana pada Minggu 13 September 2020 lalu, Syekh Ali Jaber ditusuk oleh Alpin Andrian (AA) saat sedang berdakwah di Masjid Falahudin, Kota Bandar Lampung.

“Saya percaya dan yakin, tidak ada yang buruk datang dari Allah. Pasti ada hikmah kebaikan dibalik ini,” kata Syekh Ali Jaber dalam siaran langsung di akun YouTubenya, Jumat (18/9/2020).

Ia menegaskan selalu berusaha berpikir untuk tidak memikirkan sebuah kejadian yang sudah berlalu. Dimana ia lebih mengutamakan untuk fokus ke depan agar lebih baik ke depannya.

“Saya orangnya berushaa berifkir yang sudah berlalu tidakbusah dipikirkan dan ambil hikmah dan berpikir ke depan,” jelasnya.

Lebih jauh, tak bosan Syekh Ali Jaber meminta untuk umat Islam tak terpancing dengan kejadian penusukan yang dialaminya. Ia meminta semua agar tidak emosi lantaran khawatir dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggungjawab.

“Saya harap umat tetap tenang, jangan terpancing dengan emosi dan jangan didorong kita memanfaatkan moment ini jadi mengadu domba diantara kita, jadi fitnah diantara kita. Kita umat islam kekuatan kita persatuan,” tegasnya.

Disisi lain, dirinya mengaku pasca kejadian penusukan yang dialami, semua elemen kalangan masyarakat memberikan perhatian secara serius kepadanya.

“Kejadian ini (penusukan) saya banyak mendapatkan perhatian dari pendeta pendeta, dari berbagai macam lapisan masyarakat yang muslim dan non islam,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Syekh Ali Jaber ditusuk oleh AA (24) saat menghadiri acara kajian di Bandar Lampung. Akibat serangan itu ia mengalami luka dibagian bahu kanan.

Pelaku kemudian berhasil diamankan oleh jemaah yang melihat kejadian dilokasi dan dinawa ke kantor polisi. Belakangan pelaku disebut-sebut alami gangguan kejiwaan oleh keluarga meski hal itu belum bisa dipastikan oleh pihak kepolisian.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini