Luncurkan Bimtek Penceramah Bersertifikat, Kemenag Klaim Pesertanya Capai 8.200

Fahreza Rizky, Okezone · Jum'at 18 September 2020 13:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 18 337 2279846 luncurkan-bimtek-penceramah-bersertifikat-kemenag-klaim-pesertanya-capai-8-200-ceg5FCdXME.jpg Kemenag RI (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) resmi meluncurkan program bimbingan teknis (bimtek) penceramah agama bersertifikat di Hotel Hotel Golden Boutique, Jakarta, Jumat (18/9/2020).

Selain diikuti secara tatap muka, kegiatan ini juga dihadiri secara virtual (daring) oleh 97 peserta utusan dari 53 ormas dan lembaga keagamaan.

Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin mengatakan, tahun ini pihaknya akan memberikan penguatan kompetensi kepada 8.200 penceramah agama.

Penceramah

Baca juga: Kemenag Launching Bimtek Penceramah Agama Bersertifikat

Jumlah ini terdiri dari 200 penceramah peserta bimtek Kemenag pusat dan 8.000 penceramah peserta bimtek yang dilakukan Kemenag Provinsi.

“Bimtek angkatan pertama di pusat rencananya akan dilakukan pada akhir September 2020. Proses bimtek berlangsung kurang lebih tiga hari,” ucap Kamaruddin dikutip dari rilis resmi Kemenag.

Kamaruddin menjelaskan panitia akan bersurat kepada ormas dan lembaga keagamaan untuk mengirimkan nama-nama peserta bimtek.

“Panitia juga bisa langsung bersurat kepada peserta perorangan, khususnya kepada penceramah yang bukan berasal dari ormas ,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Agama (Wamenag), Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan pelaksanaan bimtek penceramah bersertifikat ini agar dapat memenuhi tuntutan zaman di tengah modernitas.

Ia tak memungkiri bahwa ada banyak perubahan zaman yang harus kita jawab dengan perspektif yang moderat.

“Dari kegiatan ini kita semua berharap agar para penceramah bertambah wawasan serta kompetensi keilmuannya, dan memiliki integritas kebangsaan yang tinggi untuk mensyiarkan keberagamaan yang moderat langsung kepada masyarakat. Kita berharap langkah pembinaan semakin menjawab apa yang dibutuhkan umat, bangsa dan negara,” jelas Zainut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini