Berkas 3 Tersangka Kasus Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra Dilimpahkan ke JPU

Erfan Maaruf, iNews · Jum'at 18 September 2020 11:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 18 337 2279782 berkas-3-tersangka-kasus-surat-jalan-palsu-djoko-tjandra-dilimpahkan-ke-jpu-635f567OKC.jpg Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Argo Yuwono (foto: Dokumen Polri)

JAKARTA - Penyidik Bareskrim Polri kembali melimpahkan berkas penyidikan kasus dugaan surat jalan palsu narapidana pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali, Joko Soegiato Tjandra atau Djoko Tjandra ke Kejaksaan Agung (Kejagung).

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan, selain berkas Djoko Tjandra, pelimpahan juga untuk dua tersangka lainnya dalam perkara ini yaitu Brigjen Prasetijo Utomo dan Anita Kolopaking.

"Hari Ini melakukan pelimpahan kembali berkas perkara para tersangka kepada Kejaksaan Agung dalam rangka pemenuhan P-19 dari JPU serta penyerahan tiga eksemplar Berita Acara Koordinasi dari Kejaksaan Agung yang telah dilakukan," kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/9/2020).

 Baca juga: Pekan Depan, Jaksa Pinangki Bakal Diseret ke Meja Hijau 

Bareskrim sebelumnya telah melimpahkan tahap I berkas penyidikan terkait dengan kasus tersebut. Tetapi, Jaksa peneliti mengembalikan berkas tersebut ke penyidik untuk dilengkapi atau P19.

Pihaknya juga melakukan pengecekan dari barang bukti terkait dengan perkara tersebut. Tujuannya, agar memastikan semua barang bukti lengkap apabila masuk ke ranah persidangan nantinya.

"Telah disita baik pembungkusan dan pelabelannya serta memastikan kondisi barang buktinya dalam keadaan baik," ujar Argo.

 Baca juga: Kuasa Hukum Sebut Jaksa Pinanki Perbanyak Ibadah Selama Ditahan

Bareskrim Polri menetapkan Djoko Tjandra dalam dua perkara yang berbeda yakni, kasus dugaan pemalsuan surat jalan dan dugaan suap penghapusan Red Notice.

Dalam kasus dugaan suap penghapusan red notice, Bareskrim juga menetapkan Tommy Sumardi dan Djoko Tjandra sebagai pemberi suap. Sedangkan tersangka yang disangka menerima suap adalah Prasetijo Utomo dan Napoleon Bonaparte.

Kemudian di kasus dugaan pemalsuan surat jalan, Bareskrim menetapkan Djoko Tjandra Prasetijo Utomo dan Anita Kolopaking sebagai tersangka.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini