Respons Satgas Covid-19 soal Viral Pengemudi Tak Pakai Masker saat Berkendara Sendirian

Arie Dwi Satrio, Okezone · Jum'at 18 September 2020 05:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 18 337 2279692 respons-satgas-covid-19-soal-viral-pengemudi-tak-pakai-masker-saat-berkendara-sendirian-Q3yu08QEdd.jpg Wiku Adisasmito (Foto : BNPB)

JAKARTA - Ketua tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito angkat bicara soal sejumlah video yang viral di media sosial. Video itu berisikan curhatan pengemudi yang disanksi oleh petugas karena tak memakai masker saat berada di dalam mobil dengan kondisi sendirian.

Wiku menekankan bahwa masyarakat wajib menggunakan masker ketika berada di zona merah, utamanya DKI Jakarta. Hal itu tertuang dalam Pasal 4 Pergub DKI Nomor 79 Tahun 2020 tentang perlindungan kesehatan individu.

Dalam Pasal tersebut berbunyi 'bahwa setiap orang yang berada di Provinsi DKI (Jakarta) wajib melaksanakan perlindungan kesehatan individu yang meliputi menggunakan masker menutupi hidung, mulut dan dagu ketika berada di luar rumah, berinteraksi dengan orang lain yang tidak diketahui status kesehatannya dan/atau menggunakan kendaraan bermotor'

"Jadi mohon, agar betul-betul bisa mengikuti peraturan tersebut karena itu adalah bagian dalam upaya melindungi kita semuanya, diri kita dari tertular," kata Wiku melalui keterangan resminya, Jumat (18/9/2020).

Sehingga, masyarakat wajib menggunakan masker ketika berada di DKI Jakarta. Baik itu dalam mobil dalam kondisi sendiri, ataupun ketika sedang berakrivitas di alam terbuka.

Sekadar informasi, pemilik akun instagram @evani_jesslyn membagikan kisahnya ketika ditilang oleh petugas. Ia disanksi oleh petugas karena tak memakai masker. Padahal, berdasarkan pengakuan Evani, ia hanya menurunkan maskernya tak lama karena pengap. Terlebih, Evani hanya seorang diri ketika berada di dalam mobil.

Baca Juga : Karyawan Positif Covid-19, Pusat Perbelanjaan di Bogor Ditutup

Baca Juga : Penentuan Wilayah Zona Merah di Bogor Bakal Dievaluasi

"Aku ketangkap gara-gara di mobil sendirian terus aku karena pengap kan terus mau bernapas dikit (menurunkan masker), ditangkap dong. Dan sekarang aku berada di posko," kata Evani lewat akun instagram pribadinya.

"Malah ini (di posko) sebenarnya ramai orang, mereka malah lebih-lebih lagi nggak PSBB. Dan aku yang lagi sehat, disuruh ke sini untuk duduk dan berkurumun dengan mereka semua," sambungnya.

Ia pun mengingatkan kepada para netizen agar selalu memakai masker ketika berada di Jakarta. Baik itu didalam mobil ataupun tidak. Video yang diunggah Evani itupun sontak viral di media sosial yang kemudian direapon oleh berbagai pihak. "Nah jadi buat teman-teman hati-hati. Selama di mobil pakai terus maskernya, harus posisi on," saran Evani.

Kendati demikian, Evani mengkritisi kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah. Ia meminta agar kebijakan itu dipertimbangkan ulang. Sebab, Evani yang sebelumnya merasa aman di dalam mobil sendirian, jadi merasa khawatir ketika harus disuruh turun dari mobil untuk disidang di tempat.

"Karena masak kalau di mobil sendirian jelas nggak ada siapa-siapa, kita mau nularin siapa dan ditularin siapa, itu kok harus pakai masker, dan kita ditangkap. Tapi setelah itu digiringnya justru ke tempat yang ramai, penuh kerumunan, dan mereka pun nggak melaksanakan protokol PSBB. Jadi menurut aku itu sesuatu yang perlu dibenahi," ujar Evani.

"Kalau dibilang, mungkin aku ini lebih parno terhadap pandemi ini. Jadi pas digiring ke sana aku tuh jadi takut, karena itu kerumunannya orangnya banyak banget," imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini