Ketua KPU: Tidak Semua Wilayah Indonesia Terkoneksi Internet

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Kamis 17 September 2020 19:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 17 337 2279579 pilkada-serentak-kpu-larang-kampanye-daring-di-tengah-pandemi-xsBx0zp4HA.jpg Tangkapan Layar YouTube

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan melarang pelaksanaan kampanye terbuka di tengah pandemi Covid-19 saat penyelenggaraan Pilkada serentak 2020 jika masyarakat menginginkan kampanye digelar daring.

(Baca juga: Konser saat Kampanye Pilkada Jadi Sorotan, Bawaslu: KPU Masih Bisa Ubah PKPU)

"Kalau memang masyarakat menginginkan kampanye secara daring maka akan kami larang. Semua jenis kampanye akan secara daring," kata Ketua KPU Arief Budiman dalam tayangan Prime Sore iNews, Kamis (17/9/2020).

Arief mengatakan, aturan PKPU yang memperbolehkan kampanye terbuka hingga konser musik dengan membatasi massa sebanyak 100 orang dan dengan protokol kesehatan telah disampaikan kepada DPR dan pemerintah saat menggelar rapat konsultasi.

Menurut dia, DPR dan pemerintah juga menyadari bahwa tidak semua wilayah Indonesia mempunyai akses internet di wilayah administratifnya.

"Kami harus menyadari dan sudah disampaikan kepada pemerintah dan DPR saat rapat konsultasi dan semua menyadari tidak semua wilayah Indonesia itu terkoneksi dengan internet," ujarnya.

Arief mengatakan, PKPU Nomor 10 Tahun 2020 yang memperbolehkan rapat terbuka dan konser musik sebenarnya telah membatasi jumlah massa hingga diwajibkan mendapat izin dari Satgas Covid-19 di daerah masing-masing.

"Kita batasi kehadiran fisiknya makanya sebenarnya pesannya peserta Pemilu itu secara daring. Patuhi protokol kesehatannya," ucap dia.

"Kamu boleh melakukan kampanye secara langsung kalau dapat izin Satgas. Kalau tidak diizinkan, tidak boleh melaksanakan itu. Sebenarnya sudah ada ruang untuk melarang," tutup Arief. (fmi)

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini