Pemerintah Siapkan Hotel Isolasi Covid-19 Daya Tampung 14.000 Pasien, Berikut Daftarnya

Binti Mufarida, Sindonews · Kamis 17 September 2020 19:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 17 337 2279555 pemerintah-siapkan-hotel-isolasi-covid-19-daya-tampung-14-000-pasien-berikut-daftarnya-lmOQEq2SXK.jpg Menparekraf Wishnutama (Foto: Setkab)

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Wishnutama Kusubandio mengatakan saat ini fasilitas hotel yang disiapkan untuk isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 tanpa gejala atau gejala ringan, dan tenaga kesehatan memiliki daya tampung 14.000 hingga Desember 2020.

“Jumlah fasilitas yang disiapkan Kemenparekraf dapat menampung sekitar 14.000 pasien mulai bulan ini sampai bulan Desember untuk isolasi selama 14 hari karantina per pasien,” ungkap Wishnutama dalam konferensi pers di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Kamis (17/9/2020).

Baca Juga:  Satgas Covid-19: Tak Ada Lagi Zona Kuning-Hijau di Jakarta

Wishnutama mengatakan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) memberikan daftar rekomendasi hotel. Kemudian, diseleksi tim dari Kementerian Kesehatan terkait kelengkapan fasilitas dan kesiapan protokol kesehatan untuk mendukung program tersebut.

“Sementara itu Kementerian Kesehatan bertanggung jawab juga menyiapkan tenaga kesehatan untuk pemantauan di setiap hotel termasuk obat, ambulans dan lain-lain,” katanya.

Wishnutama mengungkapkan, beberapa hotel yang telah siap digunakan untuk isolasi pasien Covid-19. “Sementara ini hotel yang secara protokol kesehatan sudah siap adalah Yello Hotel, Ibis Hotel, Pop Hotel, Mercure Hotel dan Novotel di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi). Lalu, Ibis Kuta Bali dan Novotel Banjarbaru di Kalimantan Selatan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Satgas Akui Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia Lampaui Rata-rata Dunia 

Kemenparekraf juga akan membuka kesempatan hotel-hotel lain untuk bergabung berpartisipasi bersama pemerintah guna menekan penyebaran Covid-19. “Hal yang terpenting adalah hotel-hotel tersebut sekali lagi harus dapat menerapkan protokol kesehatan yang sesuai dengan ketentuan Kementerian Kesehatan,” katanya.

“Dengan dukungan tambahan hotel seperti akomodasi isolasi mandiri ini, ke depannya pasien tanpa gejala dan pasien dengan gejala ringan dapat memanfaatkan fasilitas hotel untuk keperluan isolasi mandiri yang disiapkan agar tidak menularkan kepada keluarga maupun lingkungan sekitar. Semoga lelah ini menjadi salah satu upaya yang efektif dari pemerintah untuk menekan bertambahnya penyebaran Covid-19,” tegas Wishnutama.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini