Swab Test Gratis Surabaya Patut Ditiru DKI dan Daerah Lain

Kiswondari, Sindonews · Kamis 17 September 2020 15:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 17 337 2279361 swab-test-gratis-surabaya-patut-ditiru-dki-dan-daerah-lain-vLuTnukV1m.jpg Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (Foto: Okezone)

JAKARTA – Kebijakan tes usap atau swab test PCR gratis di kota Surabaya, Jawa Timur yang dialokasikan 2.000 spesimen per hari untuk warga Surabaya mendapatkan sorotan banyak pihak. Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa kebijakan itu bisa ditiru DKI Jakarta dan daerah lainnya mengingat mahalnya tarif swab test PCR di rumah sakit (RS) swasta.

“Ya saya pikir apa yang dilakukan oleh walikota Surabaya itu patut kita apresiasi, itu pertama. Yang kedua, mungkin bisa apa yang dilakukan oleh Wali Kota Surabaya ini kemudian ditiru oleh daerah-daerah yang lain,” kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (17/9/2020).

Baca Juga:  Waspada Covid-19, Ini Batasan Jam Operasional Tempat Hiburan

Menurut Koordinator Satgas Lawan Covid-19 DPR ini, yang terpenting adalah daerah bisa menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni untuk melakukan swab test PCR dengan mencontoh Labkesda Kota Surabaya yang bisa memberikan pelayanan cuma-cuma ke masyarakatnya. Tinggal Komite Penanganan Covid-19 menyediakan alatnya dengan harga yang terjangkau.

“Yang penting daerah yang lain juga menyiapkan SDM yang mumpuni untuk melakukan PCR swab dan saya pikir dengan contoh yang di Surabaya. Ini bisa membuat Tim Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang di Jakarta untuk bisa membantu merealisasikan pengadaan fisik PCR swab yang murah,” ujarnya.

Apalagi untuk DKI Jakarta, politikus Partai Gerindra ini berpandangan sangat mungkin diterapkan swab test PCR gratis bagi warganya. Kalau Surabaya bisa, seharusnya Ibu Kota Negara juga bisa.

“Seharusnya bisa kalau di Surabaya bisa dipakai di Jakarta nggak bisa. Iya, kita kan minta segera direalisasikan biar di Jakarta ya bisa seperti itu kalau di Surabaya bisa Jakarta bisa bisa,” tutur Dasco.

Baca Juga:  Pejabat Positif Covid-19 di Jakarta Kembali Bertambah, Ini Daftarnya

Lebih dari itu, Dasco mengakui bahwa tarif swab test ini beragam dan cenderung mahal bagi sebagian besar masyarakat. Dan keberagaman merek dan jenis ragen dan alatnya mempengaruhi tarif tesnya. Untuk itu, perlu pengawasan lebih jelas dari pemerintah mengenai alat dan merek reagen yang sudah teruji.

“Karena itu, mungkin masalah keseragaman harga, nanti penting karena ini menyangkut bagaimana rakyat Indonesia bagaimana dikasih kesempatan untuk melakukan test PCR,” harap Dasco.

“Kemarin sudah bagus ada rapid reagent yang dibuat anak bangsa Indonesia, dan saya pikir untuk PCR mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama anak bangsa kita bisa membuat PCR,” tambahnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini