Dugaan Pidana Kebakaran Gedung Kejagung, Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 17 September 2020 14:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 17 337 2279325 dugaan-pidana-kebakaran-gedung-kejagung-pelaku-terancam-15-tahun-penjara-begzLkhUNa.jpg Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo. (Foto : tangkapan layar Youtube/@Div Humas Polri)

JAKARTA – Pelaku pidana penyebab terjadinya kebakaran di Gedung utama Kejaksaan Agung (Kejagung) nantinya dijerat Pasal 187 dan 188 KUHP. Tersangka akan terancam hukuman maksimal penjara selama 15 tahun kurungan.

"Adapun kami sudah sepakat gelar ini untuk tingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan dengan dugaan Pasal 187 KUHP dan atau 188 KUHP," kata Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2020).

Adapun bunyi Pasal 187 KUHP adalah barang siapa dengan sengaja menimbulkan kebakaran, ledakan atau banjir, diancam:

1. Dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun, jika karena perbuatan tersebut di atas timbul bahaya umum bagi barang;

2. Dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun, jika karena perbuatan tersebut di atas timbul bahaya bagi nyawa orang lain;

3. Dengan pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun, jika karena perbuatan tersebut di atas timbul bahaya bagi nyawa orang lain dan mengakibatkan orang mati.

Sementara Pasal 188 KUHP berbunyi, Barang siapa karena kesalahan (kealpaan) menyebabkan kebakaran, ledakan atau banjir, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah, jika karena perbuatan itu timbul bahaya umum bagi barang, jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain, atau jika karena perbuatan itu mengakibatkan orang mati.

Bareskrim Polri melakukan gelar perkara dengan Kejagung soal peristiwa terbakarnya Gedung Utama Korps Adhyaksa. Berdasarkan hasil gelar perkara penyidik menilai ada unsur pidana di balik kebakaran tersebut.

Penyebab kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung bukan lantaran hubungan arus pendek, melainkan adanya dugaan open flame atau nyala api terbuka.

Dugaan peristiwa pidana itu didapati setelah penyidik melakukan olah TKP dan pemeriksaan kepada 131 saksi yang saat ini sudah dilakukan pemeriksaan. Tak hanya itu, Bareskrim meminta keterangan ahli pidana dan ahli kebakaran.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini