Sejumlah Faktor Ini Menyebabkan Api Melahap Habis Gedung Kejagung

Irfan Ma'ruf, iNews · Kamis 17 September 2020 14:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 17 337 2279303 sejumlah-faktor-ini-menyebabkan-api-melahap-habis-gedung-kejagung-whD9Y6PkZ1.jpg foto: Okezone

JAKARTA – Bareskrim Polri telah meningkatkan status peristiwa kebakaran gedung Kejaksaan Agung dari penyelidikan menjadi penyidikan atas dasar dugaan pidana di dalamnya. Setelah dilakukan olah TKP di lokasi, penyidik menemukan hidrokarbon serta sejumlah bukti petunjuk.

(Baca juga: Amuk si Jago Merah di Gedung Kejagung, Siapa yang Bermain?)

Kabareskrim Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan, penyelidikan peristiwa kebakaran dilakukan secara bersama oleh tim dari Kejaksaan Agung. Penyelidikan dilakukan dengan pengecekan rekaman kamera pengawas, meminta keterangan 131 saksi, analisis ahli dan foto satelit, serta enam kali lakukan olah tempat kejadian perkara.

"Dari hasil olah tempat kejadian perkara, Puslabfor menyimpulkan sumber api bukan karena hubungan arus pendek, namun diduga karena nyala api terbuka," kata Listyo di Mabes Polri, Kamis (17/9/2020).

Dia menambahkan, peristiwa kebakaran bermula dari dari ruang rapat biro kepegawaian di lantai 6. Kemudian menjalar ke lantai dan ruangan lainnya.

Api merembet lantaran adanya lapisan luar gedung dan beberapa cairan senyawa hidrokarbon. Kemudian kondisi lain yang membuat gedung cepat terbakar karena penyekat ruangan dibuat dari bahan mudah terbakar seperti gipsum dan parkit.

"Di lantai 6 memang ada renovasi ruangan, maka di hari itu sekira pukul 11.30-17.30 WIB ada beberapa kuli bangunan yang mengerjakan pembaruan di area tersebut," jelasnya.

Kemudian ketika api mulai berkobar sejumlah orang yang ada di lokasi mencoba memadamkan api, namun tak berhasil lantaran peralatan pemadaman kurang mendukung sehingga dibutuhkan bantuan Dinas Pemadam Kebakaran. "Keberadaan dan perbuatan pekerja bangunan itu jadi salah satu hal yang diselidiki polisi," jelasnya.

Dengan penyelidikan tersebut kasus ditingkatkan menjadi tahap penyidikan. "Maka peristiwa yang terjadi, sementara penyidik berkesimpulan terdapat dugaan peristiwa pidana," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini