Kasetpres: Sekda DKI Saefullah Selalu Dengarkan Usulan Anak Buah

Fahreza Rizky, Okezone · Rabu 16 September 2020 17:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 16 337 2278821 kasetpres-sekda-dki-saefullah-selalu-dengarkan-usulan-anak-buah-CDMfvyg19q.jpg Sekda DKI Jakarta, Saefullah (foto: Sindo)

JAKARTA - Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres), Heru Budi Hartono mengenang sosok Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah yang selalu mendengarkan usulan bawahannya.

Sebelum menjabat sebagai Kasetpres, Heru diketahui telah malang melintang sebagai birokrat Pemprov DKI Jakarta.

"Kalau saya selaku bawahan beliau, kebetulan lagi saya kan tim TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah-red). Tim anggaran di daerah itu ada tiga, Sekda, Bappeda dan saya. Beliau sangat kooperatif, sangat mendengarkan usulan-usulan anak buah," ujar Heru saat dihubungi wartawan, Rabu (16/9/2020).

 Baca juga: Sosok Sekda Saefullah di Mata Ahok 

Kedua, lanjut Heru, Saefullah tidak pernah marah. Ketiga, Ketua Tanfidziyah PWNU DKI Jakarta itu juga merupakan seorang pekerja keras.

"Jam tujuh pagi sudah di kantor, pulang malem," imbuhnya.

 Baca juga: Sekda Saefullah Wafat, Wagub DKI: Beliau Motor Penggerak Pemprov 

Heru mengungkapkan Saefullah juga sosok yang gemar olahraga. Misalnya saja badminton atau lari pagi. Secara umum ia memiliki kesan bahwa Saefullah adalah orang baik.

"Kesan saya itu, ya beliau orang baik lah, selama sekian tahun dengan beliau jarang marah. Dan yang paling berkesan itu beliau selalu mendengarkan usulan dari bawah," tukasnya.

Sebagaimana diketahui, Sekda DKI Jakarta Saefullah meninggal dunia setelah mengalami shock sepsis irreversible dengan ARDS bagi pasien terkonfirmasi Covid-19.

Shock sepsis irreversible dengan ARDS merupakan kerusakan pada jaringan paru akibat infeksi Covid-19 yang menyebabkan gagal napas dan tidak dapat diperbaiki.

Saefullah tutup usia di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, pada hari ini pukul 12.55 WIB. Sebelumnya, almarhum sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit MMC, Jakarta Selatan sejak 8 September 2020 hingga akhirnya dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto pada Minggu 13 September 2020 dini hari.

Saefullah telah menjabat sebagai Sekda Provinsi DKI Jakarta sejak 17 Juli 2014. Sebelumnya, Saefullah menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Pusat pada tahun 2008 - 2014.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini