Unik! Motor Tua Milik Polisi Ini Dimodifikasi Jadi "Ambulans" Siaga

Rustaman Nusantara, iNews · Rabu 16 September 2020 16:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 16 337 2278800 unik-motor-tua-milik-polisi-ini-dimodifikasi-jadi-ambulans-siaga-nkOP2fLTOt.jpg Motor polisi diubah jadi ambulans siaga. Foto: Rustaman

GROBOGAN - Sepeda motor tua milik Bripda Muhammad Sholikul Hadi, petugas bhabinkamtibmas di Desa Penadaran, Kecamatan Gubug, Grobogan, Jawa Tengah, ini kini terlihat berubah bentuknya sehingga mirip becak.

Kendaraan ini sengaja diubah untuk melayani masyarakat seperti jompo maupun ibu-ibu hamil yang perlu mendapatkan pertolongan segera menuju bidan atau layanan kesehatan lainnya. Artinya kendaraan Hadi telah dimodifikasi menjadi “ambulans” siaga.

Hadi mengatakan kenadaraannya itu sangat efektif dioperasikan untuk menjemput warga di tempat terpencil yang jalannya sempit atau sulit dijangkau mobil ambulans.

Terbukti, dengan adanya sepeda motor siaga tersebut, banyak warga merasa terbantu ketika hendak berobat. Bahkan mereka yang tinggal di gang-gang kecil pun bisa dilayani.

Jika ada warga atau pasien yang membutuhkan, Bribda Hadi langsung meluncur melakukan penjemputan, lalu mengantar ke bidan atau ke dokter. Bahkan sang pasien juga diantar kembali ke rumah tanpa ongkos alias gratis.

Suprapto, warga Desa Penadaran mengaku sangat terbantu dengan adanya motor siaga milik Bripda Hadi.

Baca Juga: Unik, Siswa SD Terima Rapor di Puncak Gunung 

Baca Juga: Tak Disangka, Miliarder Nomor 2 di China Ternyata Pernah Jadi Penjual Jamur

Bentuknya yang mirip becak lengkap dengan tempat duduk membuat pasien bisa dibawa melaju secara nyaman.

“Sangat bermanfaat bagi kita terutama bagi masyarakat kecil... lebih membantu pada intinya,” ujar Suprapto.

Selain untuk antar jemput warga sakit, sepeda motor siaga itu juga bisa diperuntukkan sebagai pengatar bantuan sembako dari desa menuju rumah-rumah warga.

Bripda Hadi sendiri mengaku terinspirasi setelah melihat motor yang sudah dimodifikasi menjadi becak motor di media sosial.

“Desa Penadaran itu jauh dari perkotaan. Di stu banyak masyarakat kurang untuk transportasi, jadi saya punya ide ini untuk kegiatan sosial,” tuturnya di lokasi pada Rabu (167/9/2020).

Baca Juga: Cara Unik Polisi di Malioboro Kampanye Masker Berkostum Wayang dan Simbol Covid-19

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini