Respons Jubir Gerindra soal Rumor Posisi Ketua Harian Partai

Kiswondari, Sindonews · Rabu 16 September 2020 16:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 16 337 2278788 respons-jubir-gerindra-soal-rumor-posisi-ketua-harian-partai-JjHNgCguml.jpg Juru Bicara Partai Gerindra Ahmad Sufmi Dasco (Foto: iNews)

JAKARTA – Struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra periode 2020-2025 yang didaftarkan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) pada 8 September lalu masih menjadi misteri. Pasalnya, belum ada bocoran terkait jabatan di struktur maupun siapa saja yang masuk ke dalamnya.

Karena, hanya Ketua Umum Prabowo Subianto dan Sekretaris Jenderal Ahmad Muzani yang sudah resmi diumumkan. Termasuk soal kabar adanya posisi baru yakni, Ketua Harian Partai Gerindra.

Juru Bicara Khusus (Jubirsus) Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengaku tidak tahu mengenai posisi baru tersebut. “Saya belum tahu,” kata Dasco menjawab pertanyaan wartawan sembari tersenyum di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2020).

Baca Juga:  Prabowo Ingin Pengurus Gerindra Didominasi Milenial 

Adapun Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM (SK Menkumham), Wakil Ketua DPR ini mengatakan bahwa SK Menkumham terhadap struktur kepengurusan Partai Gerindra periode 2020-2025 masih dalam proses di Kemenkumham.

“Belum dong, bahwa SK Partai Gerindra dalam proses di Kemenkumham,” ujarnya.

Mantan Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra ini pun meminta agar semua pihak bersabar menunggu proses tersebut di Kemenkumham. “Mari kita sama-sama menunggu nanti setelah prosesnya selesai dan dikeluarkan dari Kemenkumham,” imbau Dasco.

Baca Juga:  Prabowo Pegang Kendali Penuh Susun Kepengurusan di Gerindra 

Sebelumnya, Dasco hanya mau membocorkan soal keponakan Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati yang didaulat menjadi Waketum Partai Gerindra 2020-2025. Bocoran itu terpaksa diberikan karena tersebar isu bahwa bakal calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan itu positif Covid-19. Sehingga, Dasco mengklarifikasi kabar itu sekaligus mengungkap fakta yang terjadi.

Kader Partai Gerindra lainnya pun mengaku tidak tahu menahu soal struktur kepengurusan partai berlambang Kepala Garuda Merah itu. Mereka semua kompak menjawab bahwa struktur yang baru belum disebarkan di internal Gerindra.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini