Perawat Gugur Tangani Covid-19, Ketua Satgas: Tenaga Kesehatan Benteng Terakhir Bangsa

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 16 September 2020 07:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 16 337 2278428 perawat-gugur-tangani-covid-19-ketua-satgas-tenaga-kesehatan-benteng-terakhir-bangsa-rm1OvK5P2g.jpg Ketua Satgas Covid-19, Doni Monardo (Foto: Okezone/Harits)

JAKARTA - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menegaskan bahwa tenaga kesehatan dan rumah sakit harus menjadi garda terakhir dalam upaya penanganan virus corona di Indonesia.

"Jadikan para petugas kesehatan, dokter, perawat dan rumah sakit sebagai benteng terakhir bangsa kita," kata Doni, Jakarta, Selasa (15/9/2020).

Banyak perawat yang gugur ketika menanganani virus corona, oleh sebab itu, Doni mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan mempersiapkan diri.

Pasalnya, walaupun upaya penanganan Covid-19 dilakukan dengan uji coba vaksin maupun penemuan obat-obatan, namun belum ada yang dapat memprediksi kapan pandemi akan berakhir.

"Kita (masyarakat) harus mempersiapkan diri untuk jangka waktu yang sangat panjang. Walaupun saat ini pemerintah sedang berupaya mendapatkan vaksin yang mencukupi untuk seluruh masyarakat Indonesia dan obat yang mujarab, namun belum ada satu pun ahli atau pakar yang dapat memprediksi dan menentukan kapan pandemi ini akan berakhir," papar Doni.

Doni yang juga merupakan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau bahwa kolaborasi pentaheliks berbasis komunitas atau kerja sama seluruh komponen masyarakat harus menjadi garda terdepan dalam menghadapi COVID-19 dengan disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

"Kolaborasi pentaheliks berbasis komunitas harus menjadi ujung tombak kita, masyarakat diharapkan menjadi garda terdepan dalam menghadapi COVID-19 sehingga tidak banyak yang jatuh sakit dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit," ujar Doni.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini