Jenguk Syekh Ali Jaber, Moeldoko: Pemerintah Kecam Tindak Kekerasan Terhadap Ulama

Riezky Maulana, iNews · Selasa 15 September 2020 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 15 337 2278129 jenguk-syekh-ali-jaber-moeldoko-pemerintah-kecam-tindak-kekerasan-terhadap-ulama-fsFVqVjq4I.jpg Moeldoko saat menjenguk Syekh Ali Jaber (foto: Dok KSP)

JAKARTA - Kepala Staf Keperesidenan Moeldoko menjenguk Syekh Ali Jaber di kediamannya yang berada di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (15/9/2020). Moeldoko didampingi Deputi V KSP Jaleswari Pramodhawardhani menyampaikan rasa simpati, atas peristiwa penusukannya di Lampung yang terjadi beberapa hari lalu.

"Menjenguk kerabat yang sakit adalah salah satu anjuran Rasulullah sebagai amal mulia," ujar Moeldoko dalam keterangan tertulisnya.

 Baca juga: Polisi Dalami Keseharian Penusuk Syekh Ali Jaber 

Moeldoko pun menegaskan aparat keamanan saat ini sedang bekerja keras guna mengungkap dan menuntaskan kasus tersebut. Penyelidikan dan penyidikan, kata Moeldoko dipastikan akan dilakukan secara transparan sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

"Pemerintah mengecam keras aksi penusukan dan tindak kekerasan terhadap ulama. Pemerintah meminta polisi mengusut tuntas kasus ini. Ini bukan kriminalisasi ulama. Syekh Ali Jaber adalah korban," ucapnya.

 Baca juga: Terkait Penusukan Syekh Ali Jaber, Masyarakat Diminta Tak Terprovokasi

Kunjungan Moeldoko merupakan wujud ukhuwah wathaniyah. Kepedulian dan keprihatinan kepada sesama, sambungnya, harus menjadi teladan bagi semua, terlebih lagi di era krisis seperti sekarang.

Dalam pertemuan itu, Syekh Ali Jaber berterima kasih atas kunjungan Moeldoko. Dia menjelaskan saat ini kondisinya telah membaik.

"Saya percaya kepolisian akan mengusut tuntas masalah ini. Tolong jangan kaitkan insiden ini dengan unsur-unsur politik," tegas Syekh Ali.

Syekh Ali Jaber juga berpesan kepada umat Islam agar tidak mudah terpancing dan diadu domba. Dia meminta agar masyarakat memberikan kepercayaan penuh terhadap proses yang tengah berlangsung.

"Jangan ada umat Islam yang mau diadu domba karena kejadian ini," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini