Berhasil kembalikan Rp90 T Uang Negara, Komisi III Setujui Rp1,8 T Anggaran KPK 2021

Kiswondari, Sindonews · Selasa 15 September 2020 13:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 15 337 2278024 berhasil-kembalikan-rp90-t-uang-negara-komisi-iii-setujui-rp1-8-t-anggaran-kpk-2021-JqpXTIMjA4.jpg Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni (Foto: DPR.go.id)

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengapresiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berhasil mengembalikan uang negara sebesar Rp90 triliun lewat tugas pokok dan fungsi (tupoksi) KPK sebagai lembaga antirasuah. Hal ini disampaikan Ketua KPK Firli Bahuri dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi III DPR pada Senin 14 September 2020 kemarin.

“Saya pribadi dan kami di Komisi III lainnya menyetujui penambahan anggaran kepada KPK, karena memang dibarengi dengan realisasi kinerja KPK yang baik. KPK berhasil mengembalikan uang negara dengan jumlah yang fantastis yaitu Rp 90 triliun, dan kami sangat mengapresiasi hal ini,” kata Sahroni kepada wartawan, Selasa (15/9/2020).

Baca Juga: KPK Minta Keberhasilan Kepala Daerah Diukur dari Penyerapan Anggaran Bansos 

Sahroni menambahkan, karena alasan itulah Komisi III DPR mendukung penambahan anggaran KPK hingga Rp1,8 triliun untuk tahun 2021. Karena, dalam paparan Ketua KPK kemarin, penambahan anggaran ini akan digunakan untuk membangun budaya antikorupsi dengan memperbanyak penyuluh antikorupsi di lingkungan kementerian, lembaga, pemerintahan provinsi, kota dan kabupaten.

“Hal tersebut memang diperlukan demi mendukung kinerja KPK,” ujar Politikus Partai Nasdem itu

Karena itu, Legislator asal Tanjung Priok, Jakarta Barat ini mendukung penambahan tersebut. Dan lagi, Komisi III DPR sebagai mitra kerja KPK akan terus mengawasi penggunaan anggaran KPK.

“Kan dari paparannya seperti itu, nah tentunya kami mendukung, karena memang seperti yang kita tahu, korupsi di daerah itu banyak terjadi. Nanti tentunya akan kita terus awasi juga,” tambahnya..

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri menyebut pihaknya berhasil mengembalikan keuangan negara sebesar Rp90,5 triliun. Angka itu terkumpul dalam sejak awal 2020. Hal ini disampaikan Firli dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi III DPR, Senin 14 September kemarin.

“Enam bulan terakhir, satu semester 2020 di bidang pencegahan, KPK telah menyelamatkan keuangan negara kurang lebih Rp10,4 triliun dan menambah pendapatan daerah melalui program peningkatan pendapatan asli daerah kurang-lebih Rp80,1 triliun. Artinya dalam 6 bulan KPK menghasilkan Rp90,5 triliun,” kata Firli.

Baca Juga: KPK Bentuk Satgas Khusus Awasi Pengelolaan Anggaran Penanganan Covid-19 

Karena itu, menurut Firli, menjadi impas jika pada anggaran 2021 ini KPK meminta anggaran Rp1,8 triliun. Sebab, KPK telah banyak mengembalikan uang negara lewat fungsi KPK dalam pemberantasan korupsi.

“Ya jadi kalau kami minta hanya Rp1,8 triliun kelihatan impas lah. Kira-kira gitu. Karena lebih banyak uang yang kami selamatkan daripada yang kami minta,” ucapnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini