Doni Monardo Minta Anies Jangan Gunakan GOR sebagai Tempat Isolasi

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 14 September 2020 14:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 14 337 2277464 doni-monardo-minta-anies-jangan-gunakan-gor-sebagai-tempat-isolasi-8aZh1mY2jw.jpg Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo (Foto: BNPB)

JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 berpesan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk tidak menggunakan gelanggang olahraga (GOR) sebagai tempat isolasi kasus positif corona atau Covid-19. Alasannya kualitas tempat tersebut kurang memadai.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengatakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah telah sepakat meniadakan isolasi mandiri di rumah. Sebab, itu berpotensi memunculkan penularan ke anggota keluarga lainnya.

Karena itulah pemerintah baik pusat dan daerah menyiapkan tempat isolasi lebih banyak untuk menampung kasus konfirmasi positif, baik tanpa gejala atau gejala ringan. 

"Intinya adalah menyiapkan lebih banyak tempat untuk isolasi mandiri agar tidak ada masyarakat yang melakukan isolasi mandiri di daerah atau rumah yang secara kesehatan tidak memadai. Ini semuanya kita fasilitasi," ucap Doni selepas mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Jokowi secara virtual, Senin (14/9/2020).

Baca Juga: Aturan Lengkap Transportasi Umum saat Jakarta PSBB Total

Pemerintah, kata Doni, memfasilitasi tempat isolasi bagi warga yang terpapar corona, di antaranya di hotel berbintang serta membuka lagi tower di kawasan Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. Fasilitas hotel berbintang ini tidak hanya untuk Jakarta, melainkan juga di sejumlah daerah lainnya.

"Termasuk hotel bintang dua, tiga, yang telah kami koordinasikan. Untuk DKI sudah berjalan koordinasinya. Kemudian juga Jabar khusus Depok dan Bekasi. Sumut di Medan. Semarang dan Surabaya juga. Jadi di kota-kota ini, selain tempat isolasi dan karantina mandiri yang disiapkan pemda, pemerintah pusat juga siapkan hotel bintang dua, tiga," jelas mantan Danjen Kopassus itu.

Khusus Wisma Atlet Kemayoran, Doni mengatakan tower enam dan tujuh masih banyak tempat tidur yang kosong. "Jadi, dari total bed untuk pasien sedang-ringan berjumlah 3.000 bed. Yang terisi baru sekitar 1.600 bed saja. Kemudian, untuk flat isolasi mandiri tower empat, lima. Sudah beroperasi tower lima dengan kapasitas 1.600 bed dan baru terisi sekitar 85 bed tadi malam," papar dia.

"Dan ini bisa diikuti secara real time lewat data Puskes TNI dan siapa saja yang nanti diterima adalah mereka yang sudah dapat rekomendasi/rujukan dari puskesmas daerah masing-masing," tambahnya.

Baca Juga: Anies Larang Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri di Rumah, Epidemiolog : Seharusnya dari Awal

Doni juga sudah berkomunikasi dengan Pemprov DKI apabila flat empat dan lima Wisma Atlet tidak lagi mencukupi maka pemerintah pusat telah menyiapkan hotel di Ibu Kota.

"Sehingga kekhawatiran masyarakat tentang penuhnya ruang isolasi ini bisa kita carikan solusinya. Termasuk kami sampaikan pesan kepada Gubernur DKI, untuk sementara jangan lagi gunakan tempat-tempat misalnya GOR, balai-balai yang mungkin kualitasnya tidak memadai. Sehingga kenyamanan masyarakat yang mendapat perawatan bisa lebih maksimal," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini