Jurnalis Media Online Alami Doxing Gegara Sebuah Berita

Arie Dwi Satrio, Okezone · Sabtu 12 September 2020 13:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 12 337 2276686 jurnalis-media-online-alami-doxing-gegara-sebuah-berita-6DtohRdf6d.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Jurnalis media online Liputan6.com, Cakrayuri Nuralam mengalami teror doxing atau penyebaran informasi data pribadi ke publik, setelah membuat sebuah berita. Data pribadi Cakrayuri disebarkan oleh sebuah akun anonim di media sosial (medsos) Instagram.

Terkait hal tersebut, Pemimpin Redaksi (Pimred) Liputan6.com, Irna Gustiawati mengatakan apa yang dilakukan anak buahnya, Cakrayuri Nuralam, merupakan kerja jurnalistik yang diatur oleh Undang-Undang.

"Kerja-kerja jurnalistik diatur Undang -Undang Pers No.40 tahun 1999, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Pemberitaan Media Siber. Jika ada yang keberatan dengan pemberitaan Liputan6 com, ada banyak mekanisme yang disediakan oleh undang-undang itu," kata Irna melalui keterangan resminya, Sabtu (12/9/2020).

Dikatakan Irna, setiap kerja jurnalistik Cakrayuri Nuralam sebagai wartawan mengatasnamakan institusi, bukan pribadi. Dan kerja jurnalistik setiap wartawan, dilindungi oleh Undang-Undang. Oleh karenanya, menjadikan wartawan sebagai sasaran dengan melakukan tindakan kekerasan seperti doxing, bukan saja salah alamat, tapi sangat berbahaya.

"Karena itu kami akan menempuh jalur hukum untuk merespon tindakan ini. Karena doxing adalah bentuk tindakan kekerasan dan jelas sangat berbahaya, apalagi mencantumkan link yang mengarah kepada alamat rumah, foto keluarga, termasuk foto anak bayi sang wartawan, yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan materi berita yang ditulis," bebernya.

Dalam kasus ini, kata Irna, pelaku bukan saja mendoxing Cakrayuri, tapi juga keluarga. Para pelaku doxing menyebarkan alamat rumah, nomor telepon, dan link akun privat yang mengarah ke foto keluarga, termasuk foto sang bayi Cakrayuri.

Baca Juga : Kronologi Relawan yang Sudah Disuntik Vaksin Tapi Terpapar Corona

Baca Juga : Bima Arya Sebut PSBB Total Pemprov DKI Bukan Sebuah Solusi

Sekadar informasi, Cakrayuri mengalami doxing lewat medsos Instagram. Data pribadi Cakrayuri disebarkan oleh akun anonim @d34th.5kull. Bukan hanya data pribadi, foto Cakrayuri juga disebarkan dengan dibumbui caption 'PEMANASAN DULU BRO‼️ No Baper ye jurnalis media rezim. Hello cak @cakrayurinuralam. Mau tenar kah,ogut bantu biar tenar'

Doxing yang dilakukan akun anonim @d34th.5kull tersebut diduga berkaitan dengan sebuah berita yang berita yang dibuat oleh Cakrayuri.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini