Pimpinan KPK Fokus Ikuti Perkembangan Kasus Djoko Tjandra

Arie Dwi Satrio, Okezone · Jum'at 11 September 2020 09:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 11 337 2275998 pimpinan-kpk-fokus-ikuti-perkembangan-kasus-djoko-tjandra-ecy70FikNQ.jpg Gedung KPK. (Ilustrasi/Dok Okezone)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal melakukan gelar perkara bareng Bareskrim Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung) siang ini. KPK bakal gelar perkara bareng dua lembaga hukum lainnya tersebut terkait skandal pelarian buronan Djoko Soegiarto Tjandra (Djoko Tjandra).

Deputi Penindakan KPK, Karyoto menjelaskan, pihaknya sebenarnya sudah melakukan gelar perkara bersama Bareskrim dan Kejagung, pada awal-awal kasus tersebut kembali mencuat. Namun, sambung Karyoto, karena pimpinan KPK sangat fokus terhadap kasus ini maka diadakan kembali gelar perkara bersama di lembaga antirasuah.

"Sebenarnya pada saat pertama gelar perkara di Bareskrim dan yang di Kejaksaan kemarin, memang yang hadir baru beberapa direktur. Namun demikian, pimpinan KPK sangat concern, artinya beliau-beliau juga ada pandangan yang mungkin akan didalami," kata Karyoto saat dikonfirmasi, Kamis (10/9/2020).

KPK akan melakukan gelar perkara terkait skandal Djoko Tjandra dalam dua sesi. Pertama, KPK akan gelar perkara bareng Bareskrim Polri pukul 09.00 WIB. Kedua, KPK akan gelar perkara bareng Kejaksaan Agung sekira pukul 13.30 WIB. Kata Karyoto, pimpinan KPK akan mendengarkan langsung gelar perkara pada siang ini.

"Makanya dalam kewajiban sebagai amanat undang-undang melakukan supervisi. Pimpinan akan mendengarkan langsung juga baik dari Bareskrim, baik dengan Kejaksaan Agung," tutur Karyoto.

"Tentunya ini nanti kita akan lihat bagaimana dari hasil-hasil yang sudah di gelar perkara, dan tentunya juga diskusi internal kami dan pimpinan ada hal-hal yang akan ditanyakan atau perkembangan gimananya," katanya.

Sekadar informasi, Kejagung dan Bareskrim Polri sedang mengusut skandal Djoko Tjandra yang menyeret sejumlah aparat penegak hukum di internal masing-masing.

Kejaksaan Agung telah menetapkan Jaksa Pinangki Sirna Malasari, pengusaha Andi Irfan Jaya dan Djoko Tjandra sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengurusan Peninjauan Kembali (PK) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) dan permintaan fatwa di Mahkamah Agung (MA).

Tak hanya Kejaksaan Agung, dalam rentetan skandal Djoko Tjandra, Bareskrim Polri juga sedang mengusut keterlibatan pejabat di internal Korps Bhayangkara.

Baca Juga : Kejagung: Jaksa Pinangki Transfer Uang ke Anak Eks Dirjen Imigrasi Ronny Sompie!

Bareskrim telah menetapkan mantan Kepala Biro Pengawasan (Korwas) PPNS Bareskrim, Brigjen Prasetijo Utomo, mantan Kadiv Hubinter Polri, Irjen Napoleon Bonaparte serta Anita Kolopaking selaku pengacara Joko Tjandra sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait surat jalan dan hapusnya nama Djoko Tjandra dalam daftar red notice Interpol Polri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini