KPK Tetap Usut Kasus Korupsi Meski Jakarta PSBB Total

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Kamis 10 September 2020 13:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 10 337 2275533 kpk-tetap-usut-kasus-korupsi-meski-jakarta-psbb-total-Bzb5doyZEI.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan tetap mengusut kasus korupsi meski Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada 14 September 2020.

"Khusus untuk penanganan perkara yang memang menurut ketentuan UU ada batasan waktunya tentu akan tetap segera diselesaikan dengan protokol kesehatan ketat baik itu terhadap saksi dan tersangka yang diperiksa maupun para penyidik KPK," kata Plt Juru Bicara Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (10/9/2020).

Sebagaimana diketahui, KPK memiliki batas waktu 120 hari melakukan penahanan terhadap seorang tersangka korupsi sebagaimana diatur dalam dalam KUHAP di Pasal 24, Pasal 25, dan Pasal 29.

Ali menyebut pihaknya tetap menerapkan sistem 50 persen pegawai bekerja dari kantor atau work from office (WFO). Hal tersebut sesuai dengan surat edaran (SE) Pimpinan KPK

"Sistem dan jam kerja dilingkungan KPK saat ini masih berlaku sebagaimana SE Pimpinan KPK yang terakhir pasca beberapa pegawai terpapar covid beberapa waktu yang lalu yaitu kehadiran fisik proporsi 50% bekerja di rumah (BDR) dan 50% bekerja di kantor (BDK)," jelasnya.

Baca Juga : Komisioner KPU Evi Novida Ginting Positif Virus Corona

Baca Juga : DKI Terapkan PSBB Total, Ini yang Akan Ditempuh Pemkot Bekasi

Nantinya bekerja pegawai KPK yang bekerja di kantor adalah 8 jam. Dengan ketentuan Senin sampai Kamis, shift I pukul 08.00 sampai 17.00 WIB dan shift II pukul 12.00 sampai 20.00 WIB. Sedangkan Jumat, shift I pukul 08.0 sampai 17.30 dan shift II pukul 11.00 sampai 20.30 WIB.

"Berikutnya, tentu nantinya akan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku yang menurut informasinya Jakarta akan kembali diberlakukan PSBB," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini