Kiprah TNI AL Jaga Kedaulatan NKRI, Rebut Irian Barat hingga Redam Kerusuhan 1998

Riezky Maulana, iNews · Kamis 10 September 2020 12:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 10 337 2275511 kiprah-tni-al-jaga-kedaulatan-nkri-rebut-irian-barat-hingga-redam-kerusuhan-1998-SPLki7NUE1.jpg Foto: iNews

JAKARTA – Hari ini, Kamis (9/10/2020) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) merayakan hari jadinya yang ke-75. Sejak dibentuk saat era revolusi, banyak prestasi yang ditorehkan TNI AL dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

(Baca juga: Alkisah Kedigdayaan TNI AL yang Dijuluki "Gladiator" Laut Terbesar se-Asia)

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menyebut sejak pertama kali terbentuk, TNI AL sudah menjadi salah satu jawaban atas masalah yang dihadapi bangsa Indonesia.

Dijelaskan Yudo, hal itu terjadi di berbagai macam situasi, yakni saat situasi damai, masa krisis hingga masa perang, Menurutnya, hal itu tiada lain guna menjalankan tugas dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Indonesia, serta melindungi kepentingan nasional dari segala ancaman dan gangguan.

(Baca juga: Kushner: Saudi Buka Langit untuk Penerbangan Israel, Robohkan Penghalang 72 Tahun)

"Angkatan Laut siap dan mampu menjadi jawaban atau problem solver terhadap segala ancaman, gangguan, dan tantangan nyata yang dihadapi bangsa indonesia,"ujar Yudo Kamis (10/9/2020).

Sebagai bukti TNI AL hadir, Yudho pun menyebut beberapa contohnya. Pertama, ketika Indonesia hendak mengembalikan Irian Barat, AL hadir dalam Operasi Trikora.

"Ketika Ibu Kota Jakarta membara dilanda kerusuhan massa Tahun 1998, Angkatan Laut hadir meredam para demonstran," ucapnya.

Kemudian, sambung Yudo, saat negara lain mempermasalahkan batas wilayah maritim Indonesia, maka disana TNI AL mengamankan batas maritim. Bahkan, menurutnya hingga pulau terluar.

Saat Indonesia dilanda aksi terorisme, kata Yudo TNI AL juga hadir di sana untuk membebaskan sandera. Dia menyebutkan kasus saat Kapal Motor (KM) Sinar Kudus dibajak perompak bersenjata di Somalia.

Yudo menuturkan, saat penyebaran narkotika semakin marak, maka AL juga hadir. Kehadiran tersebut, kata dia, dibuktikan dengan menggagalkan penyelundupan sabu di Kapal Sun Rise Glory.

"Ketika negara dilanda wabah Covid-19, Angkatan Laut hadir bersama kekuatan nasional lainnya dalam mengatasi pandemi," ungkapnya.

"Inilah bukti, inilah jawaban dan inilah amanah bangsa dan negara bagi kita prajurit samudera ketika kepentingan nasional dan negara terancam, Angkatan Laut selalu hadir menjadi jawaban. Ketika ibu pertiwi memanggil, Angkatan Laut selalu hadir," sambungnya.

Dia menegaskan, dengan semangat Jalesveva Jayamahe, pihaknya berkomitmen membangun kekuatan TNI AL yang siap dioperasikan. “Sehingga TNI AL, mampu hadir kapanpun dan dimanapun negara dan rakyat membutuhkan,”pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini