Mas Nadiem Jadikan Kota Tua sebagai Kawasan Pengutamaan Bahasa Negara di Ruang Publik

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Rabu 09 September 2020 16:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 09 337 2275017 mas-nadiem-jadikan-kota-tua-sebagai-kawasan-pengutamaan-bahasa-negara-di-ruang-publik-ip3TMYevHv.jpeg Foto: Okezone

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan Kota Tua sebagai Kawasan Praktik Baik Pengutamaan Bahasa Negara di Ruang Publik

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan, pada dasarnya kegiatan ini merupakan sebuah contoh baik dari upaya gotong-royong untuk menjaga dan merawat penggunaan bahasa Indonesia di masyarakat.

"Melalui kesempatan ini dengan sukacita saya tetapkan Kota Tua Jakarta sebagai kawasan praktik baik pengutamaan bahasa negara di ruang publik." kata Nadiem dalam acara webinar, Rabu (9/9/2020).

Nadiem pun mengapresiasi langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mendukung terwujudnya kawasan Kota Tua sebagai kawasan praktik baik penggunaan bahasa negara. Ia menilai kawasan Kota Tua merupakan situs sejarah yang mengantarkan Jakarta tumbuh sampai sekarang ini.

"Selain menjadi ikon, sejarah dan rekreasi, kawasan ini juga menjadi wahana edukasi bagi masyarakat dalam bebahasa.

Kawasan Kota Tua dapat menjadi contoh bentuk pembinaan pada kawasan lain yang menjadi ikon DKI Jakarta serta masyarakat Jakarta yang sangat heterogen," beber Nadiem.

Nadiem berharap dengan adanya penetapan Kota Tua menjadi kawasan praktik baik pengutamaan bahasa negara di ruang publik dapat menjadi langkah nyata dalam menjaga bahasa Indonesia.

Maka dari itu, menurut Nadiem upaya ini semua pihak tidak boleh berhenti semangat untuk mengutamakan bahasa negara yang terlahir beriringan dengan sumpah pemuda tahun 1928 lalu terus dibangun melalui Undang-Undang 24 tahun 2009 dan Peraturan Presiden nomor 63 tahub 2019 yang menjadi penting pengutamaan Bahasa negara.

"Merupakan tugas kita sebagai anak bangsa untuk terus membangun semangat ini dan memastikan agar bahasa negara selalu hadir dan tumbuh di tengah perkembangan berbagai bahasa lain yang semakin pesat," pungkas Nadiem.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini