Menag: Sertifikasi Penceramah Terbuka untuk 8.200 Orang

Kiswondari, Sindonews · Selasa 08 September 2020 13:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 08 337 2274376 menag-sertifikasi-penceramah-terbuka-untuk-8-200-orang-yWsj8k2MNh.jpg Menteri Agama Fachrul Razi. (Foto : kemenag.go.id)

JAKARTA – Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi memaparkan rencana sertifikasi penceramah dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi VIII DPR. Menurutnya, kegiatan itu berkolaborasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan didukung organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), dan akademisi.

“Penceramah bersertifikat salah satu kegiatan di Kemenag dengan berkolaborasi dengan MUI, dukungan pemateri ormas-ormas Islam, BPIP, BNPT, Lemhanas dan akademisi pakar dalam mewujudkan kompetensi individu di bidang dakwah yang yang berkarakter tafaqquh fi al-din atau berawasan keagamaan yang mendalam serta berlandaskan pada komitmen falafah kebangsaan,” kata Menag di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (8/9/2020).

Menurut Fachrul, program ini terbuka dan direncanakan untuk 8.200 pegiat dakwah serta bersifat sukarela. Kegiatannya akan dilaksanakan selama 3 hari. Kegiatan ini dikhususkan untuk yang beragama.

“Agama lain akan disusulkan sebulan kemudian,” kata mantan Wakil Panglima TNI ini.

Menag menguraikan, kegiatan sertifikasi penceramah ini akan melalui tiga tahapan agenda. Pertama, asessment and development process yang berisi penilaian atas pengembangan potensi individu. Kedua, fiqih dakwah dan skill training berbingkai moderasi beragama yang berisi metodologi ke-Islaman, keterampilan dakwah era digital, konten moderasi beragama dan wawasan kebangsaan. Ketiga, monitoring, evaluasi, dan rencana tindak lanjut partisipan berupa pendampingan, uji efektivitas program, dan implementasi lapangan.

Fachrul mengharapkan, dalam program ini, BPIP bisa memberikan pembekalan lebih baru tentang masalah 4 pilar kebangsaan dan BNPT bisa memberikan gambaran lebih jauh dan dalam tentang pergolakan yang terjadi dengan latar belakang agama di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga : Kemenag Mulai Cetak 8.200 Penceramah Bersertifikat

“Yang kami maksud pergolakan yang bersifat destruktif. Lemhanas dapat membekali tentang trigatra, pancagatra, astagatra tentang kaitan dengan wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional,” tutur Menag.

Baca Juga : Kemenag: Penceramah Bersertifikat Bukan Sertifikasi Profesi

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini