Presiden Jokowi Minta Politik Identitas Tak Digunakan di Pilkada

Dita Angga R, Sindonews · Selasa 08 September 2020 12:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 08 337 2274317 presiden-jokowi-minta-politik-identitas-tak-digunakan-di-pilkada-WdSXMdoR8T.jpg Presiden Joko Widodo (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar pada pelaksanaan pilkada serentak 2020, tidak ada penggunaan narasi-narasi yang membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa. Dia meminta adanya ketegasan terkait hal ini.

“Kita juga tidak membiarkan, jangan membiarkan penggunaan bahasa, penggunaan narasi, penggunaan simbol-simbol yang membahayakan persatuan dan kesatuan masyarakat. Harus ada ketegasan,” katanya saat membuka rapat terbatas, Selasa (8/9/2020).

Dia memperingatkan agar politik identitas maupun isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) tidak digunakan untuk memenangkan pilkada serentak 2020.

“Jangan sampai menggunakan politik-politik identitas, politik SARA karena itu akan membahayakan persatuan dan kesatuan. Ini yang harus dicegah,” ujarnya.

Menurutnya di pilkada kali ini harus didorong agar paira calon beradu program untuk menunjukkan kualitasnya sebagai pemimpin di daerah.

“Dan kita harus mendorong para calon untuk beradu program, kontestasi gagasan, beradu kemampuan untuk menjadi pemimpin daerah. Dan kita juga harus mendorong masyarakat untuk mempelajari track record calon agar memperoleh pemimpin yang baik, yang terbaik,” pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini