Bisa Berdampak Stunting, DPR Minta Aktivitas Merokok di Keluarga Dikurangi

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Sabtu 05 September 2020 14:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 05 337 2273067 bisa-berdampak-stunting-dpr-minta-aktivitas-merokok-di-keluarga-dikurangi-r9buKce77v.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI, Anggia Erma Rini menghimbau kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas merokok di dalam keluarga karena hal itu bisa berdampak terjadinya stunting pada keturunan di keluarga tersebut.

Imbauan Anggia itu mengacu pada kenaikan kehamilan hingga 400% di tengah pandemi covid-19 saat ini.

"Nah kalau misalnya gaya hidup kita masih seperti sekarang ini lalu kemudian anak-anak kita yang akan lahir nanti juga terpapar stunting itu benar-benar jadi bencana itu benar-benar jadi beban," ujar Anggia dalam diskusi MNC Trijaya Network bertajuk Pandemi, Harga Cukai dan Naiknya Perokok Anak, Sabtu (5/9/2020).

BACA JUGA: Pemerintah Berupaya Turunkan Stunting di Tengah Pandemi Covid-19

Jika memang aktivitas merokok terus dilakukan di tengah keluarga apalagi saat ada yang hamil, maka dampak terkena stunting cukup besar. Dan hal itu berdampak pada masa depan anak.

"Jadi ga bisa memberikan performa yang baik, tidak bisa memberikan kinerja yang baik dan bahkan menjadi beban, penyakit akan sangat mudah apalagi mereka merokok jadi akan sangat-sangat jadi beban," jelasnya.

"APBN yang kita punya, uang yang kita punya akan lebih banyak untuk mengurusi anak-anak ini generasi-generasi yang terpapar stunting," tambahnya.

Maka dari itu, menurut Anggia, harus ada advokasi mulai dari hulu sampai hilir, mulai dari advokasi lewat tokoh agama,lewat perempuan-perempuan lewat kebijakan lewat surat instrumen program-program yang dilakukan oleh pemerintah.

BACA JUGA: Tekan Stunting, Jokowi Ingin Posyandu Tetap Berlangsung Selama Pandemi

Dia juga mengatakan, masyarakat harus menyadari bahwa gerakan masyarakat sehat itu penting. Serta harusnya tidak hanya Kementrian kesehatan yang punya tanggung jawab tetapi semua level kehidupan itu juga punya perspektif untuk bisa hidup lebih sehat

"Apalagi sekarang pandemi ini sangat berasa betapa pola hidup sehat atau bergaya hidup ini sangat membantu kesehatan kita dan itu juga nanti berpengaruh berdampak pada ekonomi kita yang juga akan bergulir dengan baik, kalau kita sehat pasti kita bisa lebih baik lagi," pungkasnya.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini