Pengangkat Jenazah 7 Pahlawan Revolusi, Pelda Van Kandow Tutup Usia

Riezky Maulana, iNews · Jum'at 04 September 2020 19:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 04 337 2272787 pengangkat-jenazah-7-pahlawan-revolusi-pelda-van-kandow-tutup-usia-zbdSl9HMqU.jpg dok: TNI AL

JAKARTA – Indonesia kembali kehilangan putra terbaik bangsa. Adalah Pelda (purn) KKO Evert Julius van Kandow, pelaku sejarah pengangkat jenazah korban G30S/PKI di Lubang Buaya, Jakarta Timur, meninggal dunia, Jumat (4/9/2020).

(Baca juga: Prajurit KKO Pengangkat Jenazah Pahlawan Revolusi dari Sumur, Kini Terbaring Sakit)

Evert Julius meninggal dalam usai 83 tahun di Rumah Sakit Al Huda Banyuwangi, Jawa Timur.

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Korps Marinir Letkol Marinir Gugun Saeful Rachman berbelasungkawa atas meninggalnya salah satu pelaku sejarah tersebut.

"Yang pertama saya sebagai Kadispen Marinir menyampaikan bahwa meninggal dunia pelaku sejarah pengangkatan jenazah pahlawan revolusi Pelda KKO (Purn) Evert Julius Van Kandow. Jadi beliau pada 3 hari lalu tepatnya mengalami gangguan kesehatan yang serius sehingga dibawa ke ICU Rumah Sakit Al Huda Genteng, Banyuwangi," ujarnya saat dihubungi, Jumat (4/8/2020).

Dijelaskannya, Pelda Evert menderita sakit asam urat dan keretakan tulang lutut kaki kiri akibat jatuh saat di kamar mandi. Dia sempat rutin melakukan terapi di Rumah Sakit Al Huda Genteng Banyuwangi.

Masih kata Gugun, kesehatan Pelda KKO Evert perlahan kian menurun dan di pagi harinya, dia sempat sadarkan diri tetapi tidak bisa diajak berkomunikasi. Menurut Gugun, almarhum menghembuskan napas terakhirnya sekira pukul 15.20 WIB.

"Tadi pagi sempat sadar tetapi tidak bisa diajak komunikasi. Ada pukul 15.20 WIB beliau berpulang. Jadi beliau meninggal di usia 83 tahun. Dengan meninggalkan 2 anak dan 5 cucu," tutup Gugun.

Sekadar diketahui, Pelda (Purn) KKO Evert Julius Ven Kandou merupakan salah satu yang diberikan tugas oleh Komandan KKO AL saat itu, Mayjen Hartono, untuk mengangkat tujuh perwira tinggi TNI ADyang menjadi korban tragedi tanggal 30 September 1965 di Lubang Buaya. Ada sembilan personel pengangkat jenazah tujuh Pahlawan Revolusi itu.

Kesembilan personel tersebut antara lain, Kapten KKO Winanto, Letnan KKO Misnan Sutarto, Sersan KKO Suparimin, dan Kopda KKO Van Kandou. Serta, Kopda KKO Sudarjo, Kopda KKO Sugimin, Kopka KKO Hartono, Praka KKO Sumarni dan Praka KKO Subekti.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini