Besok, KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Wali Kota Bandung Terkait Kasus Lahan RTH

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 03 September 2020 09:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 03 337 2271857 besok-kpk-jadwal-ulang-pemeriksaan-wali-kota-bandung-terkait-kasus-lahan-rth-RwsIUUZ3zW.jpg Juru bicara KPK, Ali Fikri (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Wali Kota Bandung, Oded Muhammad Danial, pada Jumat, 4 September 2020, besok. Oded dijadwalkan ulang setelah mangkir alias tidak hadir pada panggilan pemeriksaan Rabu, 2 September 2020.

Sedianya, Oded dipanggil oleh KPK untuk diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi. Mantan Anggota DPRD Kota Bandung itu akan dimintai keterangannya di Mapolrestabes Bandung, Jawa Barat, terkait kasus dugaan korupsi pengadaan lahan untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH).

"Yang bersangkutan dijadwalkan untuk kembali dipanggil pada hari Jumat tanggal 4 September 2020," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Kamis (3/9/2020).

 korupsi

Oded Mohamad Danial mangkir alias tidak menghadiri panggilan pemeriksaan KPK, kemarin. Ali menegaskan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat panggilan terhadap Oded. Surat panggilan itu, kata Ali, telah diterima oleh pihak keluarga Oded.

"Penyidik telah mengirimkan surat panggilan secara patut kepada yang bersangkutan dan telah diterima oleh salah seorang pihak keluarganya," ujarnya.

Selain Oded, ada lima mantan anggota DPRD Kota Bandung yang juga mangkir. Kelimanya yakni, Teddy Setiadi; Isa Subagja; Rieke Suryaningsih; Ani Sumarni; dan Antaria Pulwan Aprianto. Karena kelimanya mangkir, KPK bakal menjadwal ulang pemeriksaan terhadap mereka. Mereka akan diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Dadang Suganda (DS).

Dalam perkara ini, Dadang Suganda merupakan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bandung. Dadang diduga makelar tanah yang mendapatkan keuntungan sekira Rp30 miliar dalam proses jual-beli tanah untuk proyek RTH Bandung.

Atas perbuatannya, Dadang disangkakan melanggar Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tipikor Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sebelum Dadang, KPK telah lebih dulu menetapkan tiga tersangka dalam perkara ini. Ketiganya yakni, mantan Kadis Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Bandung, Herry Nurhayat (NH); serta dua mantan Anggota DPRD Kota Bandung, Tomtom Dabbul Qomar (TDQ) dan Kadar Slamet (KS).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini