Kejagung Usut Kasus Bunuh Diri Mantan Kepala BPN Denpasar di Toilet Kejati Bali

Erha Aprili Ramadhoni, Okezone · Selasa 01 September 2020 08:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 01 337 2270592 kejagung-usut-kasus-bunuh-diri-mantan-kepala-bpn-denpasar-di-toilet-kejati-bali-gOAgh3rpNj.jpg Jaksa Agung ST Burhanuddin. (Foto : Okezone.com/Arie Dwi Satrio)

JAKARTA - Jaksa Agung ST Burhanuddin memerintahkan Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Amir Yanto menyelidiki kasus bunuh diri mantan Kepala BPN Denpasar, Tri Nugraha, tersangka dugaan kasus gratifikasi dan pencucian uang penerbitan sertifikat tanah di Denpasar. Ia ditemukan tewas bunuh diri dengan senjata api di toilet Kejati Bali, Senin (31/8/2020).

"Atas insiden tersebut, Jaksa Agung memerintahkan Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan untuk melakukan klarifikasi/pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terkait dalam insiden itu," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono dalam keterangan tertulis, Senin (31/8/2020).

Ia mengatakan, pemeriksaan itu untuk untuk mengetahui apakah terdapat pelanggaran SOP yang dilakukan tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali dalam kasus ini.

Hari memaparkan, Tri Nugraha memenuhi panggilan Kejati Bali untuk diperiksa sebagai tersangka pada pukul 10.00 Wita. Setelah pemeriksaan, jaksa memutuskan Tri Nugraha ditahan.

Sekitar pukul 12.00 Wita, tersangka izin untuk sholat kepada penyidik. Namun, dalam waktu cukup lama, tersangka tidak kunjung kembali. Penyidik kemudian melakukan pencarian di musala terdekat dan tersangka tidak ditemukan.

"Pukul 16.00 WITA, tersangka Tri Nugraha ditemukan di rumahnya dan kemudian oleh tim penyidik dibawa ke kantor Kejati Bali untuk ditahan di rumah tahanan (rutan). Setelah tiba di Kantor Kejati Bali tim penyidik langsung melakukan penahanan rutan dengan mengikuti protokol covid-19," ujar Hari.

Sebelum dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan, Denpasar, tersangka terlebih dahulu menjalani rapid test dan hasilnya no-reaktif. Kemudian sekira pukul 18.20 Wita, Tri Nugraha sempat melaksanakan salat magrib di ruang kepala seksi penuntutan dilanjutkan dengan berbuka puasa karena tersangka sedang melaksanakan ibadah puasa sunah.

Selanjutnya sekira pukul 20.00 Wita, ketika tersangka dan tim penyidik dengan pengawalan anggota Polda Bali hendak berangkat ke Lapas Kerobokan, Tri Nugraha meminta izin ke toilet. Tersangka juga meminta pengacaranya untuk mengambil tas kecil yang disimpan di loker.

Baca Juga : Terdengar Suara Tembakan di Toilet, Tersangka TPPU Diduga Bunuh Diri

"Setelah tas tersebut diserahkan, tersangka kemudian masuk ke toilet. Namun sekitar dua menit berlalu dari dalam toilet terdengar bunyi ledakan sebanyak satu kali. Kemudian dilakukan pendobrakan pada pintu toilet dan tersangka ditemukan terluka di bagian dada sebelah kiri dan terdapat senjata api di dekat tubuh tersangka," ucapnya.

Kemudian tersangka dievakuasi oleh jaksa penyidik dibantu pegawai dan pengawal kepolisian ke Bali Royal Hospital, tapi jiwanya tidak tertolong.

Baca Juga : Kronologi Eks Kepala BPN Denpasar Tembak Diri di Toilet Kejati Bali

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini