Panglima TNI Pastikan Pengusutan Penyerangan Polsek Ciracas Transparan

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 31 Agustus 2020 07:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 31 337 2269962 panglima-tni-pastikan-pengusutan-penyerangan-polsek-ciracas-transparan-W0ivfb6s5f.jpg Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (Foto: Doc Puspen TNI)

JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memastikan akan terbuka dan profesional dalam melakukan pengusutan kasus dugaan penyerangan Polsek Ciracas, Jakarta Timur.

"Tentunya apa hasil dari pemeriksaan tersebut dinas atau Puspom akan memberikan informasi kepada rekan-rekan media," kata Hadi, Minggu (30/8/2020).

Ia juga berjanji akan menindak tegas oknum TNI yang nantinya terbukti atau terlibat dalam kasus perusakan di Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur.

Baca Juga:  Selidiki Kasus Perusakan Polsek Ciracas, 12 Prajurit TNI Ditahan di Rutan Guntur 

Menurut Hadi, pihaknya tidak segan-segan akan memberikan hukuman tegas apabila dalam proses pembuktian terbukti. "Apabila memang terbukti maka akan dilakukan tindakan tegas sesuai dengan hukum berlaku," ucapnya.

 

Hadi menyesalkan adanya perusakan di Polsek Ciracas, Jakarta Timur. Apalagi, aksi itu terjadi lantaran adanya informasi yang tidak benar. "Kami semua menyesalkan kejadian tersebut," ucapnya.

Hadi memastikan, Prada MI mengalami kecelakaan tunggal dan tidak dikeroyok oleh siapa pun. "Bahwa luka yang ada di prajurit MI bukan karena pengeroyokan tapi akibat kecelakaan tunggal," ucapnya.

Menurut Hadi, kepastian kecelakaan tunggal Prada MI itu setelah melakukan pendalaman dan penyelidikan fakta di lapangan. Di antaranya, pemeriksaan saksi dan pemeriksaan rekaman kamera pemantau atau CCTV.

"Sesuai data dan fakta ditemukan di lapangan bahwa, yang dikatakan bahwa prajurit MI dikeroyok oleh orang tak dikenal dan sebabkan luka-luka dari keterangan saksi dan rekaman CCTV," ujar Hadi.

Baca Juga:  Tak Peduli Hoax, KASAD Sebut Prajurit yang Menyerang Polsek Ciracas Itu Salah 

Dalam hal ini, Hadi menyebut telah menginstruksikan Pangdam Jaya untuk melakukan pengusutan dan mencari kebenaran terkait kejadian tersebut. Mengingat, buntut dari penyerangan Mapolsek Ciracas ditenggarai dari adanya kesalahan informasi mengenai kecelakaan tunggal yang dialami Prada MI.

"Saya perlu sampaikan kejadian Sabtu dini hari di wilayah Pasar Rebo dan Ciracas, kemarin pagi saya perintahkan pada Komandan Ganisun tetap 1 dalam hal ini Pangdam Jaya untuk dalami terkait peristiwa terjadi di Pasar Rebo dan Ciracas," tutur Hadi.

Untuk diketahui, Markas Polsek Ciracas diserang sekelompok orang tidak dikenal pada Sabtu 29 Agustus 2020. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini