Survei Ungkap Beragam Harapan Publik Pasca-75 Tahun Indonesia Merdeka

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Jum'at 28 Agustus 2020 22:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 28 337 2269236 survei-ungkap-beragam-harapan-publik-pasca-75-tahun-indonesia-merdeka-WCrFd0Fn2y.jpg Rico Marbun (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pasca-75 tahun Indonesia merdeka. Masyarakat memiliki segudang harapan, mulai dari sektor ekonomi hingga persoalan hukum. Berdasarkan survei yang dilakukan Lembaga Media Survei Nasional (Median), sektor ekonomi menjadi harapan tertinggi, dengan persentase 36,2 persen.

Peneliti Median Rico Marbun mengatakan, survei ini tentang persepsi dan harapan publik di usia ke-75 tahun kemerdekaan Indonesia. Dari beberapa jawaban bebas publik terkait harapan itu, diklasifikasi menjadi tiga harapan utama, meliputi harapan terkait ekonomi, kehormatan internasional, dan harapan hukum dan keadilan.

"Sektor ekonomi menjadi harapan tertinggi karena total ada 36,2 persen publik yang beranggapan ekonomi menjadi harapan. Hal ini wajar karena di tengah pandemi ini pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami pertumbuhan negatif, " ujarnya melalui keterangan tertulis, Jumat (28/8/2020).

Baca Juga:  Tahukah Anda, Lahan Masjid Sabilillah Merupakan Markas Penjuang saat Agresi Militer II 

Sedangkan harapan kedua tertinggi, terkait kehormatan di mata internasional, di mana 13.8 persen publik menginginkan Indonesia bisa lebih maju dari negara lain.

"Harapan itu sangat wajar, karena Indonesia adalah negara terbesar di Asia Tenggara dengan penduduk besar dan sumber daya alam melimpah. Sehingga seharusnya lebih maju dari negara lain," tuturnya.

Ditambahkan Rico, harapan ketiga tentang perbaikan hukum dan keadilan. Total 10,78 jawaban publik terkait dengan hukum dan keadilan. "Ini bisa menjadi kritik terhadap penegakan hukum selama ini di Indonesia, agar lebih adil bagi semua kalangan," ujarnya.

Baca Juga:  Momen Haru di Lampu Merah, Pengendara Berdiri Tegak untuk Peringati Detik-Detik Proklamasi 

Survei dilakukan melalui telepon pada 16-21 Agustus 2020. Sebanyak 466 responden berusia minimal 17 tahun berbasis rumah tangga dipilih secara acak bertingkat di 17 kota besar di Indonesia. Kota besar tersebut meliputi Banda Aceh, Padang, Palembang, Jakarta, Makassar, Manado, Ambon & Jayapura, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Denpasar, Pontianak, Samarinda. Responden ditentukan secara proporsional di setiap kota. Adapun tingkat kepercayaan 95% dan margin of rrror +- 4,5%.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini