Indonesia Diambang Resesi, Mahfud MD: Kita Harus Kerja Keras

Riezky Maulana, iNews · Kamis 27 Agustus 2020 17:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 27 337 2268496 indonesia-diambang-resesi-mahfud-md-kita-harus-kerja-keras-Qy5CQlgRoQ.jpg foto: Okezone

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politk Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut Indonesia tengah diambang resesi. Namun, Mahfud menegaskan hal itu bukan berarti Indonesia akan mengalami krisis ekonomi.

(Baca juga: Gedung Kejagung Terbakar, Mahfud MD Pastikan Berkas Perkara Besar Aman)

Demikian dikatakan Mahfud saat memberikan arahan dalam rapat koordinasi bersama Gubernur, Bupati, Walikota seluruh Indonesia secara virtual, Kamis( 27/8/ 2020). Oleh karenanya, dia mengajak seluruh stakeholder dan elemen terkait untuk bekerja lebih keras dari biasanya.

"Objektif saja dan tidak bisa disembunyikan, kita ini tengah diambang resesi yang menyebabkan kita harus bekerja keras di dalam dua cabang kebijakan pemerintah yakni visi dan pemulihan. Tapi jangan, terlalu kaget juga, menjadi depresi. Wah kita ini akan resesi," tuturnya.

Oleh karenanya, dia meminta masyarakat untuk memahami apa yang disebut resesi dan memastikan bahwasanya krisis dan resesi merupakan dua hal yang berbeda. Dia menjelaskan, resesi itu ketika pertumbuhan ekonomi suatu negara dalam dua kuartal berturut-turut tidak menunjukkan pertumbuhan dan malah menuju minus.

"Resesi adalah istilah teknis dari satu situasi. Resesi itu tidak sama dengan krisis. Resesi itu keadaan dimana suatu negara secara berturut-turut dalam dua kuartal pertumbuhan ekonominya minus. Tapi, resesi itu seperti saya katakan bukan krisis ya, beda antata krirsis dan resesi," tuturnya.

Untuk mencegah Indonesia terjun ke dalam lubang krisis dan resesi, pemerintah, kata Mahfud telah menyiapkan skema yang berisi lima hal. Pertama, sambungnya, Indonesia aman dari Covid-19.

"Kedua Indonesia sehat, di sini ada layanan kesehatan berbasis gotong royong yang dipandu pemerintah dengan program-programnya didukung oleh UU Nomor 2 Tahun 2020 yang merupakan pengesahan terhadap Perppu. Kemudian yang ketiga itu adalah Indonesia Berdaya. Peningkatan daya beli rakyat, peningkatan ekonomi rakyat di luar hitung-hitungan matematis tentang apa yang disebut resesi tadi," urainya

Sedangkan yang keempat adalah Indonesia tumbuh. Indonesia tumbuh memiliki arti program peningkatan penerimaan negara. Lalu yang terakhir adalah Indonesia Bekerja, yang merupakan program percepatan penyerapan tenaga kerja.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kata Mahfud juga telah meminta semua pihak untuk membelajankan seluruh anggaran yang disediakan agar ekonomi masyarakat dapat menggeliat. Dengan hal itu, rakyat dipacu untuk melakukan kegiatan ekonominya sendiri. "Presiden dalam rapat beberapa kali membicarakan segera belanjakan uang yang disediakan oleh APBN dan APBD. Tetapi tetap ya itu dalam kerangka hukum yang benar," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini