PDIP Akan Gandengkan Kader Internal dan Eksternal di Pilwalkot Surabaya

Abdul Rochim, Koran SI · Rabu 26 Agustus 2020 20:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 26 337 2268034 pdip-akan-gandengkan-kader-internal-dan-eksternal-di-pilwalkot-surabaya-3sdA6EX6Jh.jpg Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: Abdul Rochim)

JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menyatakan pihaknya akan mengutamakan kader internal untuk diusung sebagai calon kepala daerah Kota Surabaya.

Pernyataan itu disampaikan Hasto menjawab pertanyaan wartawan usai pembukaan Sekolah Cakada PDIP Gelombang II menuju Pilkada serentak 2020. Hasto mengatakan nama calon yang akan diusung partainya di Pilwalkot Surabaya memang banyak dinanti.

Pasalnya, sebagai penguasa di Surabaya selama 20 tahun, di Pilkada serentak tahun ini, PDIP ibarat dikepung. Delapan partai telah melabuhkan dukungan kepada Machfud Arifin. Kendati Hasto menekankan kalau PDIP akan mengutamakan kader internal untuk diusung.

"Terkait dengan kota Surabaya dalam perspektif ideal, partai terus mendorong kader internalnya sebagai skala prioritas untuk dicalonkan dan itulah tujuan berpartai," kata Hasto, Rabu (26/8/2020).

Baca Juga: Kemendagri Usulkan Kampanye Umum Dihadiri 50 Orang, KPU: Ada yang Komplain

Menurutnya, partai politik bertujuan mendorong anggota kader yang telah dididik, telah mengikuti proses kaderisasi, telah melakukan penugasan partai, dan mereka teruji, kemudian dicalonkan di tempat-tempat yang strategis. "Jadi ada proses," imbuhnya.

Hasto menegaskan, Pilkada adalah pemilunya rakyat. Maka partai akan mendengarkan dan melakukan dialog dengan tokoh-tokoh masyarakat, turun ke masyarakat dan melakukan survei politik. Khusus di Surabaya, partainya juga akan mendengarkan masukan dari Wali Kota Surabaya yang juga Ketua DPP PDIP Tri Rismaharini, meskipun keputusan akhirnya sesuai Kongres, ada di tangan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

"Sehingga dari situlah kita tahu apa yang menjadi impian dari rakyat terhadap sosok pemimpin untuk kota Surabaya yang akan menggantikan Ibu Risma yang telah menjabat 2 periode," papar Hasto.

Ditambahkan Hasto, yang akan diusung PDIP adalah perpaduan antara kader internal dan non kader di Pilwalkot Surabaya. "Yang pasti adalah perpaduan antara internal-eksternal atau eksternal-internal. Itu yang sudah kami sudah lakukan dan keputusan sudah diambil dan tinggal menunggu momentum tepat untuk hal tersebut," tandas Hasto.

Baca Juga: Kemendagri Dukung Penuh KPU Sukseskan Pilkada 2020

Pilwalkot Surabaya rencananya akan diumumkan pada pengumuman Cakada PDIP gelombang ke-IV. Sejumlah nama tengah digodok di DPP PDIP, yang menguat kini adalah wakil wali kota Whisnu Sakti Buana yang juga kader PDIP.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini