Amien Rais dan Eks Kader PAN Targetkan Launching Partai Baru pada Desember 2020

Kiswondari, Sindonews · Senin 24 Agustus 2020 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 24 337 2266532 amien-rais-dan-eks-kader-pan-targetkan-launching-partai-baru-pada-desember-2020-S3dCoMa88l.jpg Amien Rais (Foto : Okezone.com)

JAKARTA – Eks fungsionaris Partai Amanat Nasional (PAN), Agung Mozin mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan launching partai baru bersama dengan sejumlah mantan kader PAN serta, pendiri PAN Amien Rais. Partai baru ini ditargetkan akan diumumkan pada Desember 2020.

“Pak Amien dan kawan-kawan, termasuk saya sedang mempersiapkan partai baru. Kita sudah firm (yakin) untuk punya partai baru,” kata Agung saat dihubungi SINDO Media, Senin (24/8/2020).

Agung menjelaskan, partai baru ini dimotori oleh sejumlah mantan kader dan fungsionaris PAN termasuk dirinya bersama dengan Putra Jaya Husin dan Chandra Tirta Wijaya. Sementara Amien Rais hanya menjadi pengayom saja. Dan Hanafi Rais ikut terlibat namun tidak secara aktif.

“Ada saya, ada Chandra Tirta Wijaya, ada Putra Jaya dan kawan-kawan, masih banyak lagi. (Mulfachri Harahap) Dia justru tidak terlibat sama sekali,” terang Agung.

Menurut eks Ketua DPP PAN ini, partai baru ini ditargetkan akan diumumkan pada Desember 2020 mendatang. Namun, karena sifatnya target maka bisa terjadi lebih cepat atau lebih lambat dari target itu.

“Target kita sih Desember ya, namanya target ya, mungkin bisa lebih cepat atau mungkin bisa lebih lambat,” ujarnya.

Baca Juga : 12 Terluka Akibat Kecelakaan Maut di Tol Cipali, 1 Korban Belum Sadarkan Diri

Baca Juga : Kejagung: Curiga Boleh, Tapi Kalau Tidak Ada Bukti Fitnah

Soal nama dan logo, Agung menjelaskan semua itu sudah ada, hanya saja pihaknya belum mau membocorkan itu sampai waktunya nanti.

Terkait apakah nama dan logonya akan mirip PAN, menurut dia, PAN hanyalah masa lalu dan partai baru ini enggan dikaitkan dengan PAN yang menurutnya sudah rusak semenjak Kongres V PAN lalu itu.

“Saya kira itu PAN itu kenanangan saja lah, tinggal kenangan saja. Kiat tidak ingin ada kaitan ataupun apa lahd engan PAN itu apalagi PAN yang sudah cacat. PAN akan berhadapan dengan mahkamah sejarah, mahkamah rakyat tentang perilaku mereka yang mengabaikan suara para pendukung mereka yang ingin PAN selalu mengkritisi rezim ini,” pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini