Jokowi: Jika Vaksin Corona Ada, Insya Allah Kehidupan Kembali Normal

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 24 Agustus 2020 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 24 337 2266521 jokowi-jika-vaksin-corona-ada-insya-allah-kehidupan-kembali-normal-4EBni9TMHz.jpg Presiden Joko Widodo (Foto : Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengatakan saat ini pemerintah sedang berupaya kerasa menghadirkan vaksin Covid-19 yang saat ini sedang diuji klinis tahap ketiga.

Jika dinyatakan lolos uji, barulah vaksin tersebut bisa diproduksi massal dan diedarkan untuk masyarakat Indonesia.

Dengan hadirnya vaksin Covid-19, diharapkan kehidupan masyarakat bisa kembali normal dan sektor perekonomian kembali menggeliat.

"Kita harapkan setelah adanya vaksinasi, vaksinnya baru uji klinis ketiga di Bio Farma, kalau itu nanti sudah selesai disuntikkan, vaksinasi dilakukan, kita harapkan Insya Allah kondisi normal kembali akan muncul," kata Jokowi saat meluncurkan Program Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) di Istana Negara, Jakarta, Senin (24/8/2020).

Jokowi berharap, omzet pelaku usaha mikro dan kecil dapat kembali normal mana kala vaksin corona telah hadir di Indonesia.

"Sehingga omzet bapak ibu kembali normal seperti sebelum pandemi. Tapi keadaan sekarang belum memungkinkan untuk itu, tapi arahnya sudah jelas," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Jokowi mengimbau para menterinya hati-hati membuat pernyataan berkaitan dengan penanganan corona. Jika ingin mengeluarkan statement, maka sebaiknya dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

Baca Juga : Jokowi Ingin Jajarannya Perbaiki Komunikasi Penanganan Covid-19

Baca Juga : KPK Panggil Bupati Kotawaringin Timur Sebagai Tersangka Korupsi Tambang

"Sehingga tidak semua berkomentar dan itu yang diambil oleh mereka dari yang dari statement-statement yang dari kita berbeda-beda semuanya. Hati-hati itu. Tolong satu itu aja, yang namanya Prof Wiku itu, kalau memang mau bicara," jelasnya.

Jokowi menuturkan, pemerintah sudah on the track dalam penanganan corona. Misalnya saja soal vaksin, Indonesia sudah berupaya keras menghadirkan barang itu sedangkan negara lain belum terlalu mengupayakannya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini